Sunday, June 3, 2012

Lorenzo Bidik Kemenangan untuk Fans

Keberhasilan memuncaki sesi latihan kedua MotoGP Catalunya membuat Jorge Lorenzo percaya diri. Dia menargetkan naik podium dan meraih kemenangan di balapan kandang untuk dipersembahkan buat fans.

Kalah dari Casey Stoner pada sesi free practice pertama, Lorenzo jadi yang terbaik pada sesi latihan bebas kedua. Bukan cuma jadi yang tercepat, pembalap Yamaha itu bahkan mendominasi sesi kedua itu dengan jadi yang terdepan sedari awal.

"Rasanya bagus hari ini, kami memulai pagi berada dua persepuluh detik di belakang Casey Stoner, lalu di siangnya sejak awak kami selalu berada di posisi terdepan," sahut Lorenzo terkait penampilannya di hari pertama MotoGP Catalunya.

Dengan catatan bagus di hari Jumat, Lorenzo masih yakin kalau penampilan dirinya dan motornya masih bisa lebih baik lagi. Untuk balapan pada Minggu (3/6/2012) lusa, pembalap asal Spanyol itu menargetkan memetik kemenangan untuk dipersembahkan pada fansnya.

"Kami harus mengembangkan beberapa detil kecil, terutama pengereman karena kami memasuki tikungan dalam kecepatan sangat tinggi, tapi secara umum kami dalam kondisi bagus."

"Ini balapan spesial buat saya (karena) sangat dekat dengan rumah saya, saya benar-benar akan berjuang untuk podium dan kemenangan untuk fans yang datang untuk menyaksikan saya," lanjut Lorenzo di Crash.

Lorenzo saat ini duduk di puncak klasemen pembalap dengan telah mengumpulkan 90 poin, unggul delapan angka dari Casey Stoner di posisi kedua. Dari empat seri yang sudah digelar, Lorenzo sukses jadi pemenang di Qatar dan Prancis.

Crutchlow: Menunggu Keputusan Rossi dan Lorenzo

Penampilan Cal Crutchlow pada awal musim 2012 ini cukup menjanjikan. Ia telah dua kali start dari front row dan dua kali finish ke-4. Berbekal prestasinya itu, ia berpeluang mendapat tempat yang baik di musim 2013.
Crutchlow Lorenzo 300x197 Crutchlow: Menunggu Keputusan Rossi dan LorenzoTahun depan Tim Yamaha Tech 3 yang dibela rider Inggris itu sejak musim lalu hanya menyisakan satu kursi kosong karena Herve Poncharal telah mempunyai kontrak dengan Bradley Smith, rekan senegara Crutchlow.
“Saya sedang berbicara dengan orang-orang tapi pada akhirnya Herve menandatangani Bradley dan mungkin itu adalah hal terbaik yang pernah terjadi pada saya, jadi saya bisa keluar,” ujar Crutchlow perihal keputusan Poncharal mengontrak Smith.
“Saya tidak pernah memiliki kontrak untuk tahun berikutnya tapi itu membuat keputusan saya sedikit lebih mudah jika saya membuat sesuatu. Saya berbicara dengan orang-orang dan saya telah didekati oleh tim lain tetapi kami akan melihat. Saya berbicara kepada semua orang yang saya bisa,” lanjut Cal.
Mantan pembalap Superbike itu punya peluang naik ke kursi pabrikan Yamaha dan ia juga mengaku tidak akan mengesampingkan kemungkinan untuk bergabung dengan tim Ducati. Meski selama ini Desmosedici dikenal sebagai motor yang rumit.
“Saya tidak takut terhadap Ducati. Ini adalah sepeda motor dan Anda naik sebaik yang Anda bisa. Tapi Valentino masih salah satu pembalap terbaik di dunia dan ia membuktikan itu pekan lalu. Apapun bisa terjadi di MotoGP. Jika saya melihat diri saya dan gaya Casey dalam cara kami membuka gas dan rem, kami cukup mirip dan dia adalah satu-satunya yang telah mampu untuk naik Ducati. Dia satu detik lebih cepat pada setengah balapan tapi saya tidak takut untuk pergi dan mengambil kesempatan untuk pergi ke sana.”
Namun, Crutchlow menegaskan bahwa ia belum bisa menentukan kemana arahnya untuk musim depan sebelum Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo membuat keputusan.
“Tidak akan terjadi apa-apa selama dua bulan. Sampai dua terbaik di dunia di belakang Casey tahu apa yang akan mereka lakukan, seperti Jorge dan Valentino, maka saya tidak bisa membuat keputusan.”

Lorenzo: Tiga Tahun Lagi Saya dan Pedrosa Menikah!

Lorenzo: Tiga Tahun Lagi Saya dan Pedrosa Menikah!

Di sela-sela wawancara dalam jumpa pers MotoGP Catalunya pada hari Kamis (31/5), pebalap tim Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo menjelaskan hubungan dengan pebalap senegaranya, Dani Pedrosa.

Lorenzo menjelaskan, pada tahun 2003, keduanya lebih terlihat seperti musuh bebuyutan, dan segalanya lebih parah ketika keduanya sama-sama membalap di kelas tertinggi pada tahun 2008. Namun tahun ini, mereka telah menjalani hubungan pertemanan dengan baik.

Pebalap berjuluk Por Fuera itu bahkan bergurau, "Di tahun 2003, kami seperti musuh. Di tahun 2005 dan 2008 segalanya memburuk. Kini kami bisa saling berpelukan dan mungkin dua atau tiga tahun lagi kami akan menikah!"

Pedrosa pun menambahkan, "Saya rasa itu hanya dikarenakan saat itu kami masih anak-anak dan sangat haus akan kemenangan. Kami masih memiliki sikap itu, namun kini kami telah menyadari beberapa hal. Kini kami lebih bersikap dewasa dan mungkin itulah yang membuat adanya perubahan. Kami memiliki hubungan yang baik sekarang, namun kami masih akan tetap bertarung di lintasan seperti sebelum-sebelumnya."

Lorenzo menyatakan bahwa perubahan dalam badan manajemen pribadinya telah membantunya untuk membangun hubungan yang baik dengan para pebalap Spanyol lainnya, mengajarkannya untuk saling menghormati baik di dalam maupun di luar lintasan.

Mungkinkah Lorenzo-Pedrosa Setim?

Sejak bertarung di kelas 125 dan 250 cc, Lorenzo (Yamaha) dan Dani Pedrosa (Repsol Honda) selalu bermusuhan sampai Raja Spanyol pernah memaksa mereka bersalaman di atas podium GP Spanyol, Sirkuit Jerez 2008.
Sampai sekarang pun keduanya musuh berat dalam lintasan. Bagaimana di luar trek?
Bicara dalam jumpa pers sebelum GP Catalunya, Lorenzo mengakui dirinya belum sepenuhnya akur dengan Pedrosa. Tentang kemungkinan mereka bersanding di Repsol Honda pun ia tanggapi dengan canda.
“Pada 2003 kami bermusuhan. Pada 2005, permusuhan itu semakin hebat dan 2008 lebih berat lagi. Tahun ini kami semakin dewasa, hubungan mulai mencair dan dua atau tiga tahun ke depan bisa saja kami menikah,” ujarnya dengan derai tawa.
Pedrosa yang duduk di sebelahnya pun menimpali. “Itu sangat berbeda sekarang. Dulu kami masih remaja dan sangat terobsesi pada kemenangan. Kini usia semakin matang dan tentunya banyak hal juga berubah. Kami mulai peduli hal-hal di luar balapan. Tapi, dalam balapan, kami tetap musuh seperti sebelumnya.”
Soal persandingan itu, Pedrosa hanya berkomentar singkat. “Kita tak pernah tahu apa yang terjadi di depan. Yang pasti hubungan kami membaik saat ini.”
Yang juga pasti, jika memang Lorenzo dan Pedrosa disandingkan dalam satu tim, berarti menyalahi tradisi Repsol Honda selama ini. Tim yang disokong perusahaan minyak Spanyol itu selama ini seperti mengharamkan dua pembalap Spanyol dalam timnya, namun harus selalu ada rider Matadornya. Mungkin jugakah tradisi itu didobrak
?

Tuesday, May 29, 2012

Spies Yakin Nasib Buruknya Bakal Berubah Sejak Catalunya

Spies Yakin Nasib Buruknya Bakal Berubah Sejak Catalunya
Setelah menjalani awal musim MotoGP 2012 dengan buruk,Ben Spies sangat berhasrat untuk memutar balik nasibnya sejak MotoGP Catalunya akhir pekan ini di Spanyol.

Pebalap tim Yamaha Factory Racing tersebut kini berada di peringkat kesebelas pada klasemen sementara pebalap, yang saat ini dipimpin oleh rekan setimnya, Jorge Lorenzo.

Namun Sirkuit Catalunya, Barcelona merupakan tempat di mana Spies mendapatkan podium pertamanya bersama tim pabrikan Yamaha di musim 2011 lalu, dan pebalap asal Texas itu yakin bisa tampil kompetitif kali ini.

"Saya selalu menikmati balapan di sirkuit ini, jadi saya sangat menanti untuk memulai pekan balap," ujar juara World Superbike 2009 itu. "Musim ini berjalan tidak cukup mulus, dan saya yakin semuanya akan berubah sejak akhir pekan ini."

"Seperti biasanya, saya akan fokus 100% untuk memperoleh hasil terbaik. Kami tahu bahwa motor kami sangat kompetitif. Jadi kami akan fokus mencari setup dasar yang baik sesegera mungkin dan semoga cuaca bersahabat dengan semua orang," tutupnya.

Hingga kini, posisi finis terbaik yang diraih Spies selama musim 2012 adalah di urutan kedelapan.

Lorenzo: Balapan di Catalunya Selalu Spesial


Jorge Lorenzo memiliki kenangan manis jika tampil di MotoGP Catalunya. Pembalap Yamaha itu berambisi kembali meraih kemenangan di Catalunya setelah musim 2010.

Lorenzo kembali ke jalur kemenangan ketika menjuarai MotoGP Perancis pada seri terakhir. Kemenangan di Le Mans membuat pembalap asal Spanyol tersebut menggeser Casey Stoner di puncak klasemen dengan keunggulan delapan poin.

Sirkuit Catalunya merupakan trek yang disukai Lorenzo, dengan dua kemenangan di kelas 250cc (2007 dan MotoGP (2010). Bahkan Lorenzo selalu meraih podium di Catalunya sejak musim 2009. Namun, musim lalu pembalap asal Spanyol dikalahkan Stoner di kandang sendiri.

"Sekarang kami sampai di Montmelo, tanpa perlu terbang. Saya senang balapan ini karena sangat dekat dengan rumah saya. Saya masih ingat kemenangan dan podium saya di sini, tidak hanya di kelas MotoGP, tapi juga masa-masa 250cc," ujar Lorenzo seperti dilansir Crash.net.

"Balapan akan berlangsung ketat, karena lawan kami sangat kuat. Tapi, kemenangan kami di Le Mans memberi kami kepercayaan diri ekstra. Kami tahu kami sangat cepat dan kompetitif, jadi kami hanya perlu fokus di sesi pertama," sambungnya.

Kenangan Lorenzo di Catalunya tidak semua manis. Pada 2008, Lorenzo terpaksa mengundurkan diri dari balapan karena mengalami kecelakaan di sesi latihan.

"Ini balapan yang sangat spesial bagi saya, karena ini balapan di rumah saya sendiri. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk fans di sini," tuntasnya.

Misi Spies Raih Podium di Barcelona

Ben Spies (Foto: Getty)
Setelah awal menyedihkan untuk MotoGP musim 2012, rider Yamaha, Ben Spies bertekad membalikkan keadaan di Grand Prix Katalunya pada akhir pekan ini.

Di GP Le Mans, Spies hanya finis di urutan kesebelas sedangkan rekan setimnya, Jorge Lorenzo mampu menjadi juara. Spies sendiri mengakui hasil buruknya itu tak terlepas dari serangkaian masalah yang muncul tepat di hari perlombaan.

Tetapi, Barcelona adalah tempat Spies meraih podium pertamanya tahun lalu dan Pembalap asal Amerika Serikat ini berkeyakinan kinerjanya akan lebih kompetitif di sisa musim ini.

"Saya sangat menikmati mengendarai motor di trek ini, jadi saya sudah tak sabar untuk memulainya," kata Spies seperti dilansir Crash, Selasa (29/5/2012). "Ini musim yang benar-benar menantang, saya benar-benar percaya akhir pekan ini akan melihat kondisi yang berbalik dan saya bisa kembali ke jalur,” lanjutnya.

Dengan motor yang dinilainya kini lebih kompetitif, Spies juga yakin kecepatan motornya bisa membuatnya bersaing untuk mencetak podium di balapan yang digelar pada 3 Juni mendatang.

"Seperti biasa saya akan memberikan 100% untuk meraih hasil terbaik. Kami tahu motor sudah kompetitif dan kami tinggal memusatkan perhatian untuk mancari dasar yang baik ketika berada dalam kecepatan tinggi,” terangnya.

“Kami berharap akhirnya saya memiliki akhir pekan yang memuaskan bagi semua orang di tim,” tuntasnya.

Spies sendiri hanya mampu finis terbaik di posisi kedelapan, sementara Lorenzo telah berhasil juara dua kali sejauh musim ini.

Lorenzo Dalam Kondisi Terbaik ke MotoGP Catalunya

Kemenangan yang diraih Jorge Lorenzo di MotoGP Perancis dua pekan lalu, tentu sangat penting perannya untuk mengawali seri Catalunya, Spanyol dengan kondisi terbaik. Performa Lorenzo di Catalunya selama berkompetisi di balap motor grand prix, memang sangat jarang tampil buruk. 

Tapi tahun ini Lorenzo merasakan MotoGP Catalunya akan sangat spesial. Pasalnya kemenangan di MotoGP Perancis membuatnya jadi sangat percaya diri. Apalagi Sirkuit Catalunya merupakan sirkuit yang paling dekat dari rumahnya, tanpa harus menggunakan pesawat terbang.

“Sekarang kami tiba di Montmelo tanpa harus menggunakan pesawat terbang, tentunya saya sangat senang karena seri kali ini cukup dekat dari rumah. Saya mengingat persis semua kemenangan yang pernah ada di Catalunya, bukan hanya di MotoGP, namun juga saat mengawali balapan dari GP 250 cc,” papar Lorenzo.

Meski sangat yakin bisa meraih kemenangan di sini, namun mungkin langkah Lorenzo tidak akan semulus ekspektasinya. Apalagi Casey Stoner juga akan tampil memberikan yang terbaik di musim terakhirnya di MotoGP. “Tapi tentu tidak akan mudah menghadapi seri ini, sebab lawan-lawan juga semakin berat. Jadi rasanya penting untuk tampil kompetitif sejak awal sesi latihan,” wanti Lorenzo.

Home Race Bagi Lorenzo

Jorge Lorenzo ingin memenangi balapan di kandang sendiri di Sirkuit Katalunya akhir pekan ini/Getty Images
Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo mengaku sudah tak sabar dan sangat antusias jelang seri MotoGP Katalunya akhir pekan ini. Seri ini sangat spesial bagi juara dunia 2010 tersebut lantaran Sirkuit Katalunya berada tak jauh dari rumahnya.

“Sekarang kita tiba di Montmelo, tak perlu terbang, saya suka sekali menjalani balapan ini mengingat begitu dekat ke rumah,” kata Lorenzo seperti dikutip dari Crash, Selasa (29/5/2012).

Lorenzo selalu tampil hebat di kandangnya itu. Sejak menapak kelas MotoGP pada 2008 silam, finisnya tak pernah lebih buruk dari posisi dua.

Pembalap asal Spanyol berusia 25 tahun ini tentu ingin mengulangi prestasinya pada 2010 lalu saat dirinya keluar sebagai pemenang di MotoGP Katalunya. Saking berkesannya kemenangan tersebut, Lorenzo hingga sekarang masih ingat semua momen yang terjadi saat itu.

“Saya masih ingat kemenangan dan podium di sini, bukan hanya ketika sudah di MotoGP tapi juga saat masih di kelas 250cc,” tambah Lorenzo.

“Kami tahu kami bisa sangat cepat dan kompetitif. Ini merupakan lomba yang sangat spesial karena home race bagi saya jadi saya akan berikan semua yang saya miliki untuk mempersembahkan hasil terbaik untuk para fans,” janji Lorenzo.

Kemenangan di seri terakhir di MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans yang basah dua pekan lalu melambungkan kepercayaan diri pembalap yang namanya dijadikan salah satu karakter video game populer Halo 3 ini. Kini, Lorenzo memimpin klasemen dengan nilai 90 poin atau unggul delapan angka dari Casey Stoner.

“Nanti akan jadi balapan yang sulit lantaran pesaing-pesaing kami sangat kuat. Tapi kemenangan di Le Mans memberi kami kepercayaan diri yang amat besar,” sebut Lorenzo.

Lorenzo Tunggu Partai Kandang

Rider Yamaha Factory Team itu kini menumpuk 90 poin. Unggul 8 angka atas rivalnya dalam perebutan gelar, Casey Stoner, dan unggul 25 angka atas seteru pribadinya yang juga asal Spanyol, Dani Pedrosa.

Pekan ini sirkus MotoGP akan singgah di Sirkuit Catalunya, Barcelona, yang notabene kandang Lorenzo. “Sangat menyenangkan bertarung di dekat rumah sendiri. Saya tak perlu naik pesawat ke sana. Ini partai spesial. Saya akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk jadi pemenang sekaligus menyajikan pertunjukan hebat buat fans setia,” tutur juara dunia MotoGP 2010 itu.
Menurutnya, pertarungan di Catalunya akan berlangsung sengit. Lawan yang harus diantispasi bukan hanya duet Repsol Honda, tapi juga tim Ducati yang mulai unjuk gigi di Prancis.

“Tapi, kemenangan di Le Mans melipatgandakan kepercayaan diri saya. Pacuan kami kini sangat kompetitif, yang diperlukan hanya fokus sejak sesi pertama,” ancam Lorenzo
.