Wednesday, April 4, 2012

Lorenzo Bergairah, Rossi Gelisah

Duet tim Repsol Honda, Casey Stoner dan Dani Pedrosa, sudah berancang-ancang untuk saling mendahului perebutan poin awal. Begitu pun serdadu tim Yamaha, sang juara  2010 Jorge Lorenzo dan Ben Spies. Gagal memuncaki klasemen pembalap musim lalu justru membuat Lorenzo banyak belajar dari kesalahannya sendiri.Musim ini dengan pacuan anyar  M1-nya, Lorenzo masih diyakini sebagai rival terdekat Stoner dalam perburuan trofi sampai akhir musim. “Saya sudah tak sabar bertarung di Qatar sampai titik akhir dan melihat perbedaan kami dengan para rival,” tandas Lorenzo yang selama ini selalu finis podium di Sirkuit Losail.Sebagaimana pembalap lainnya, pemabalap kebanggaan Spanyol ini pun dalam beberapa bulan terakhir menyiapkan kondisi fisik dengan porsi khusus. Selain krena faktor cedera tangan musim lalu, juga karena motor yang dipakai musim ini bertenaga lebih besar sehinga membutuhkan stamina yang juga ekstra.
 “Sejauh ini saya sangat puas dengan performa motor baru. Saya pun merasa sudah lebih padu dan siap menyongsong hasil terbaik di seri pembuka,” katanya.
Sebaliknya dengan sang  pembalap fenomenal Valentino Rossi. Performa motor yang belum sempurna membuatnya harus berpikir realistis memasuk musim ini, Ia dan Nicky Hayden baru menjajal Ducati GP12 sejak dua bulan lalu. Sepanjang tes musim dingin, Rossi merasa  masih ada beberapa item yang harus ditingkatkan agar bisa bersaing di papan atas.
“Saya orang yang realistis. Kerja keras tim saat-saat persiapan akhir jelang lomba mudah-mudahan bisa menambah kepercayaan diri kami sedikit-demi sedikit,” tutup  The Doctor.

Antusiasme Lorenzo Jelang Musim Baru



 
Jorge Lorenzo sudah tak sabar untuk segera memulai musim baru yang akan dibuka di Losail, lintasan yang belum pernah ia menangi di kelas MotoGP.

Ketika berlaga di 125 cc dan 250cc, Lorenzo pernah tiga kali berjaya di Losail--satu kali di 125cc (2004) dan dua kali di 250cc (2006 dan 2007).

Akan tetapi, sejak turun di kelas MotoGP sedari tahun 2008, belum satu kalipun rider Yamaha itu menyudahi balapan di Losail di posisi terdepan.

Di Losail musim lalu Lorenzo hanya bisa finis di posisi dua. Itu adalah capaian terbaiknya di MotoGP Qatar, yang mana juga pernah ia raih dua kali sebelumnya (2008 dan 2010).

Saat itu Lorenzo menjadi satu-satunya pebalap Yamaha yang finis di posisi lima besar Losail, yang didominasi Honda. Musim ini pun ia tahu Honda akan kembali tangguh meski Lorenzo tetap antusias untuk membalap di Losail dan memulai musim.

"Aku sangat antusias untuk membalap lagi dan melihat bagaimana posisi kami dibandingkan dengan para rival," ujar Lorenzo di situs MotoGP.

"Tahun lalu Qatar adalah balapan yang bagus buat kami tapi aku pikir musim ini kami akan memiliki motor yang sedikit lebih kompetitif jadi aku mengharapkan hasil bagus," lanjut juara dunia MotoGP 2010 itu.

Lorenzo menutup musim lalu dengan absen di tiga seri terakhir karena cedera. Ini membuatnya kian tak sabar beraksi lagi, terlebih ia mengaku sudah sangat maksimal melakukan persiapan untuk musim ini.

"Karena cedera tanganku, sudah cukup lama sejak aku mengikuti sebuah balapan jadi aku sangat antusias menanti hari Minggu. Aku sudah banyak berlatih untuk musim ini; aku merasa amat baik dan juga sangat senang dengan motornya," simpul Lorenzo yang menyudahi musim lalu sebagai runner-up.

Lorenzo: Kali Ini, Yamaha Lebih Kompetitif


Jorge Lorenzo Guerrero (Foto: Getty Images)Nada optimistis cenderung percaya diri tak segan dikemukakan jawara MotoGP 2010 Jorge Lorenzo jelang GP Qatar yang akan membuka musim ini. Lorenzo tak sekedar meracau, tapi kemampuan motor 1000cc-nya menjadi alasannya untuk bersikap pede.

Belum lagi, pembalap berjuluk X’Fuera itu punya catatan bagus di arena Losail sejak pertama kali menjejakkan kariernya di kelas MotoGP, 2008 silam. Lorenzo selalu memulai balapan dari barisan terdepan dan selalu finis di podium.

Karena itu, seri pembuka yang akan dimulai akhir pekan ini, membuatnya sedikit tak sabar untuk kembali menjajal kemampuan diri beserta Yamaha YZR-M1 nya dengan para rivalnya di aspal Losail mendatang.

“Saya senang sekali akhirnya saya akan kembali memulai balapan resmi dan melihat bagaimana kemampuan kami dibandingkan dengan rival-rival kami,” tutur Lorenzo kepada Paddock Talk, Rabu (4/4/2012).

“Qatar selalu menjadi seri yang bagus buat kami, seperti tahun lalu. Apalagi saya kira musim ini kami punya motor yang lebih kompetitif, jadi saya berharap hasil positif akan segera terjadi,” lanjutnya.

Jika dihitung-hitung, sudah cukup lama Lorenzo tak mengaspal di even kompetitif. Jelang akhir musim lalu, Lorenzo terkendala cedera jari tangan dan membuatnya melewatkan tiga seri akhir musim lalu.

“Karena cedera tangan, saya tak kembali ke arena balap sejak lama, jadi saya sangat tidak sabar menanti balapan hari Minggu nanti. Sepanjang awal tahun ini, saya sudah banyak melakukan sesi latihan. Saya merasa hebat sekarang dan senang karena motor saya punya spirit yang sama,” tuntas rider kelahiran Palma, 25 tahun silam tersebut.

Dovizioso : Stoner Masih Sulit Ditaklukkan


Sejak Casey Stoner naik ke kelas MotoGP tahun 2006 lalu, pembalap asal Australia itu sudah memenangi balapan sebanyak 33 kali. Jumlah kemenangan seri tahun 2007 sebanyak 10 kali, terulang lagi tahun 2011 lalu. Dimana Stoner mengamankan 10 kali kemenangan dengan dominasi sangat kuat.

Atas dasar inilah Andrea Dovizioso menganggap bahwa juara dunia dua kali MotoGP itu bakal sulit dikalahkan oleh pembalap manapun tahun ini. Dovi yakin Stoner masih akan jadi ‘man to beat’  musim 2012, sebab tahun lalu ia tampil sangat konsisten dan mudah meraih kemenangan di setiap seri.

“Stoner memenangi titel juara dunia dengan mudah tahun lalu, dan rasanya ia akan mudah juga memenangi balapan tahun ini. Ia masih lebih cepat 2 detik pada 2 lap pertama, dan itu sulit untuk dipercaya. Tapi biar bagaimana pun kami harus mencoba untuk mengalahkannya,” ungkap Dovizioso.

Nah menjelang seri pertama di Qatar pekan ini, tentunya lap tercepat Stoner akan jadi catatan bagi semua pembalap. Mengingat ia hanya 2 kali luput meraih kemenangan di Sirkuit Losail, Qatar. Yaitu pada tahun 2006 (masih bernaung di tim LCR Honda) dan tahun 2010 (bersama Ducati). Kegagalan di tahun 2010, pun terjadi karena ia terjatuh saat sudah memimpin jauh dari Valentino Rossi yang akhirnya finish di podium pertama.

Mampukah Dovi memberikan perlawanan yang lebih baik pada Stoner di musim in? kita tunggu hasilnya di Qatar minggu malam nanti (8/4).

Spies Lebih Gampang Pakai 1000 cc Dalam Kondisi Hujan

Dalam perjalanan 1 musim kompetisi di MotoGP, kadang-kadang pembalap harus balapan dalam kondisi trek basah dan hujan deras. Meski anggapan banyak orang bahwa balapan dalam kondisi cuaca buruk akan lebih sulit, namun tidak demikian dengan Ben Spies ketika menggunakan motor 1000 cc. Menurutnya motor 1000 cc lebih gampang dikendarai ketimbang motor 800 cc dalam kondisi trek basah dan hujan.

Hal ini dibuktikan langsung oleh Spies ketika menjalani sesi tes resmi di Sepang, Malaysia yang kedua dan di Jerez, Spanyol akhir bulan Maret lalu. Spies menegaskan bahwa ia bisa tampil lebih maksimal baik dalam kondisi sirkuit basah maupun kondisi sirkuit normal.

“Bagi saya, menggunakan motor 1000 cc pada kondisi basah akan lebih mudah karena ia memiliki tenaga lebih besar. Mungkin bagi orang lain akan terasa sulit, tapi bagi saya tidak karena tenaganya lebih merata dari bawah sampai atas. Jadi tidak akan ada masalah baik pada kondisi kering maupun balapan pada kondisi trek basah,” jelas Spies.

Spies melanjutkan bahwa yang membuat 1000 cc sulit dikendarai bagi kebanyakan orang adalah karena secara fisik butuh kekuatan yang lebih besar. Misalnya pada saat pengereman, mengganti arah saat membelok dan menahan motor dalam kondisi miring dan keluar dari tikungan. Beruntung tenaga motor juga besar, sehingga cukup membantu para pembalap untuk mengendalikan motor.

Tuesday, April 3, 2012

Lorenzo Berlatih Seperti Banteng


Lorenzo menegaskan dirinya sudah siap, baik fisik maupun mental, mengadapi GP Qatar, Minggu (8/4). Juara dunia MotoGP 2010 ini tak menepis penguatan fisik mendapat porsi lebih ketimbang teknis.
Lorenzo memang merasakan tuntutan fisik yang lebih kukuh dari 1000cc ketimbang 800cc. Pada tes I dan II Di Sirkuit Sepang, Malaysia, ia mengaku keletihan tiap selesai menggeber Yamaha YZR-M1 1000cc. 
Namun, kelelahan tak lagi begitu dirasakannya seusai menjalani tes pramusim terakhir di Sirkuit Jerez, Spanyol, 2 pekan lalu. Pentolan Yamaha Factory Racing (YFR) ini mengungkapkan latihan fisik ketat yang membuatnya kini merasa sekuat banteng. 
“Saya sudah siap untuk musim 2012. Saya sekarang lebih prima ketimbang sebelumnya. Secara fisik saya jauh lebih kuat karena berlatih seperti seekor banteng. Saya berlipat kali lebih kuat sekarang,” kata Lorenzo kepada media Spanyol, Minggu (1/4). 
Kendati demikian, Lorenzo tak bisa menjamin YZR-M1 1000cc bisa mengalahkan Honda RC213V, terutama kepunyaan Casey Stoner, pada awal musim. 
“Saya yakin 2012 akan jadi musim hebat buat Yamaha. Motor 1000cc lebih bertenaga, berpotensi, lebih mungkin dikembangkan, dan di tes pramusim, kami sangat dekat dengan Stoner. Motor 1000cc lebih enak dikendarai. Ini membuat saya lebih kompetitif dan puas,” ulas Lorenzo. 
“Dibandingkan dengan Honda? Saya melihat kami lebih dekat daripada tahun lalu. Tapi, saya tak tahu apakah Honda sama kuat atau lebih baik dibandingkan musim 2011. Sebab, saya hanya bisa menjajal Yamaha. Saya baru bisa memberitahu komparasi kami dengan Honda setelah 3-5 balapan pertama,” lanjutnya. 
Selain Stoner, Lorenzo menyebut Dani Pedrosa bisa jadi ancaman dalam perburuan juara MotoGP 2012. Yang menarik, Lorenzo tak menyisihkan Valentino Rossi dari bursa juara sekali pun Il Dottore kesulitan di tes pramusim dengan Ducati Desmosedici GP12. 
“Saya harus meyakini diri bahwa saya adalah yang terbaik dan sanggup juara. Tapi, saya tak bisa melupakan Pedrosa, Rossi, dan Stoner,” pungkasnya.

Dovizioso: Sulit Hentikan Stoner


Casey Stoner. (Foto: Reuters)Casey Stoner kembali diunggulkan untuk menjadi juara di MotoGP 2012. Menurut pembalap Andrea Dovizoso, sulit sekali untuk menghentikan Stoner memenangi gelar juara musim ini.

“Stoner memenangi gelar juara tahun lalu dan bisa menjadi sangat tangguh tahun ini. Sangat sulit bagi pembalap lain. Dia memang sangat cepat sekali, tapi kami harus mencoba menghentikannya,” kata Dovizioso.

Dovizioso memang sadar dengan kemampuan Stoner. Pembalap asal Amerika itu pernah menjadi rekan setim pembalap 26 tahun itu. Tak heran, Dovizioso sadar sangat sulit untuk menghentikan kejayaan Stoner musim ini.

Seperti diketahui, balapan MotoGP 2012 akan dimulai di Qatar dalam hitungan hari. Stoner memang menjadi favorit untuk mempertahankan gelar juara, yang diraihnya pada musim kemarin secara dominan.

Pada musim lalu, pembalap Repsol Honda itu memang mendominasi balapan MotoGP dengan memenangi 10 kali lomba. Penampilan gemilang Stoner sendiriberlanjut pada sesi tes resmi MotoGP.

Dalam dua kali tes yang berlangsung di Sirkuit Sepang dan satu di Sirkuit Jerez, pembalap asal Australia itu mencatatkan waktu sebagai pembalap tercepat, yang membuatnya kembali diunggulkan.

“Stoner memang sangat cepat. Tapi, sekarang dia memiliki motor yang sama, dia sangat menyukainya dan Stoner lebih cepat dua detik dari semua pembalap dan ini sangat tidak dipercaya. Stoner pembalap berbakat,” tandasnya dilansir MCN, Selasa (3/4/2012).

'Stoner-Lorenzo Kembali Bersaing, Spies Bisa Mengejutkan'



Casey Stoner tampil amat dominan dalam menjuarai MotoGP 2011 lalu. Rider Honda itu diprediksi akan kembali tampil tangguh dan menjadi salah satu kandidat juara musim 2012 meski Jorge Lorenzo diharapkan bisa memberi persaingan sengit.

Musim lalu Stoner tampil dominan dengan meraih 10 kemenangan dari total 18 seri. Di seri sisa, si rider Australia mencatatkan enam podium dan satu kali retired, sedangkan satu balapan lain di Malaysia dibatalkan.

Di sesi tes pra-musim MotoGP 2012, Stoner juga mencatatkan sejumlah waktu tercepat, memberi indikasi kalau ia masih akan tetap tangguh musim ini.

Seperti musim lalu, Lorenzo yang juara dunia MotoGP 2010 dari tim Yamaha juga dinilai akan kembali menjadi pesaing utama untuk Stoner--musim lalu Lorenzo finis di posisi dua di bawah Stoner.

"Tak butuh analisis mendalam untuk menyimpulkan Casey terlihat tangguh lagi," nilai mantan pebalap 500cc Daryl Beattie kepada Brisbane Times.

"Tapi aku harap Jorge Lorenzo bisa membuatnya bertarung ketat sampai seri penutup. Lorenzo adalah petarung dan Yamaha juga cepat dalam tes," lanjutnya.

Beattie, yang dalam kariernya di 500cc pernah membalap untuk Yamaha, Honda, dan Suzuki, kemudian menunjuk rekan setim Lorenzo, Ben Spies, sebagai rider yang dapat tampil mengejutkan musim ini. Ini tak lepas dari dugaannya bahwa Yamaha akan menuntut Spies untuk tampil lebih baik lagi.

"Aku memprediksinya untuk menjadi pebalap kejutan, dan ia memang butuh untuk unjuk gigi (musim ini)," lugasnya.

Spies musim lalu finis di posisi lima klasemen akhir dengan 176 poin. Dalam musim keduanya di MotoGP itu ia juga mencatatkan kemenangan pertama ketika finis terdepan di Assen.

Seri perdana MotoGP 2012 akan hadir pada akhir pekan tanggal 8 April mendatang dalam balapan malam di Losail, Qatar.

Potensi Sarat Aksi di MotoGP 2012



Musim MotoGP 2012 akan mulai bergulir akhir pekan ini, menghadirkan potensi balapan yang lebih kencang, lebih ramai, dan lebih seru, dari sebelumnya. Intinya: sarat aksi.

Berbeda dari musim sebelumnya, kelas MotoGP di musim 2012 akan mengetengahkan motor-motor 1.000cc. Ini adalah sebuah era baru setelah kelas MotoGP menggunakan motor 800 cc sedari musim 2007 atau selama lima musim terakhir.

Dengan perubahan tersebut, tunggangan para rider MotoGP musim ini tak ayal memiliki tenaga dan torsi yang lebih besar, membuat waktu lap amat potensial jadi lebih tajam.

Sebagai salah satu gambarannya adalah sesi tes musim dingin pada 31 Januari-1 Februari lalu di Sepang. Saat itu ada "rekor baru tak resmi" ketika waktu 1 menit 59,607 detik dari juara bertahan Casey Stoner (Honda) mampu melewati waktu lap terbaik di Sepang yakni 2 menit 00,518 detik dari Valentino Rossi (Yamaha, tahun 2009).

Itu mengapa sangat mungkin MotoGP 2012, yang seri pembukanya dilangsungkan dalam sebuah balapan malam di Losail, Qatar, pada akhir pekan, akan mematahkan sejumlah rekor kecepatan.

Selain perubahan tersebut, MotoGP 2012 juga akan berjalan lebih ramai karena dari provisional entry list FIM kini balapan akan diikuti 21 rider--musim lalu provisional entry list cuma berisi 17 nama pebalap--sehingga mendorong persaingan dalam balapan niscaya jadi lebih seru dan menegangkan. Ini tak lepas dari diperkenalkannya sistem CRT.

CRT, atau Claiming Rule Teams, sederhananya merupakan subkategori yang mempermudah para tim independen dengan dana yang lebih rendah untuk bisa ikut berkompetisi bersama tim pabrikan dan tim satelit (sekarang diklasifikasikan sebagai factory prototype) di dalam MotoGP.

Para tim CRT memiliki peraturan yang berbeda. Setiap pebalap CRT diberikan 12 mesin per rider dan 24 liter bahan bakar, lebih banyak dari para rider tim lain, yakni 6 mesin dan 21 liter bahan bakar. Tetapi CRT juga terikat kepada aturan "klaim" dari tim-tim pabrikan, jika ingin membeli mesin tim CRT sebesar 15 ribu euro, atau 20 ribu euro plus transmisi.

Dari rilis FIM, setidaknya ada 9 nama rider dari tim CRT yang akan mengikuti balapan MotoGP 2012, dengan beberapa nama di antaranya sudah tak asing di lintasan MotoGP, seperti Colin Edwards, Aleix Espargaro, dan Randy de Puniet.

Selain rider CRT, sejumlah debutan juga ikut meramaikan. Salah satu yang patut diberi perhatian khusus adalah Stefan Bradl, juara Moto2 musim lalu, yang membela LCR Honda.

Pun begitu perhatian terbesar tentu terfokus ke nama-nama besar macam Stoner dan Dani Pedrosa (Honda), Jorge Lorenzo dan Ben Spies (Yamaha), Andrea Dovizioso (Monster Yamaha Tech 3), Nicky Hayden dan Rossi (Ducati).

Nah, sudah siapkah Anda untuk mendukung tim dan rider kesayangan?

MotoGP 2012
1. Qatar, Losail 8 April
2. Spanyol, Jerez 29 April
3. Portugal, Estoril 6 Mei
4. Prancis, Le Mans 20 Mei
5. Catalunya, Catalunya 3 Juni
6. Inggris Raya, Silverstone 17 Juni
7. Belanda, Assen 30 Juni
8. Jerman, Sachsenring 8 Juli
9. Italia, Mugello 15 Juli
10.Amerika Serikat, Laguna Seca 29 Juli
11.Indianapolis, Indianapolis 19 Agustus
12.Republik Ceko, Brno 26 Agustus
13.San Marino, Misano 16 September
14.Aragon, Aragon 30 September
15.Jepang, Motegi 14 Oktober
16.Malaysia, Sepang 21 Oktober
17.Australia, Phillip Island 28 Oktober
18.Valencia, Valencia 11 November

Era Transisi MotoGP Dimulai Dari Sini

Losail International Circuit 300x200 Era Transisi MotoGP Dimulai Dari Sini




Setelah beberapa bulan jeda, kompetisi balap motor dunia MotoGP segera hadir kembali. Dan Losail International Circuit kembali mendapat kehormatan menggelar seri perdana yang tentu saja juga kembali akan digelar pada malam hari. MotoGP 2012 yang merupakan era transisi akan dimulai dari sini.
   
Stoner vs Lorenzo
Casey Stoner dan Jorge Lorenzo, dua nama yang musim lalu bersaing memeperebutkan gelar dunia akan kembali mengawali persaingan mereka. Stoner berusaha mempertahankan gelar dan Lorenzo berjuang untuk kembali meraih mahkota yang hilang musim lalu. Kebetulan keduanya punya catatan prestasi bagus di Qatar.
Stoner selama ini dikenal sebagai “King of Qatar”. Ia selalu bisa tampil bagus di sirkuit padang pasir ini. Di sirkuit inilah ia mencetak pole position pertama di kelas puncak, disini pula ia pertama kali meraih juara seri MotoGP yang lantas berlanjut pada dua musim berikutnya. Hanya pada tahun 2010 ia tidak meraih poin akibat kecelakaan saat sudah jauh memimpin. Tahun lalu, bersama Honda, Casey kembali menguasai Losail.
Sementara itu, Lorenzo meski belum pernah menang namun selalu berhasil finish podium di sirkuit ini. Hanya sekali podium ketiga (2009), sisanya selalu jadi runner-up. Di Losail ini pula The Mallorcan mencetak debut kelas primer yang mengesankan pada musim 2008. Start dari pole position dan finish kedua saat race.
Para Pengintai
Dani Pedrosa, Ben Spies dan Andrea Dovizioso merupakan nama-nama yang berpotensi “merusak” persaingan Stoner vs Lorenzo.
Tahun lalu Dani sempat memberikan perlawanan sengit terhadap Stoner dan Lorenzo sebelum akhirnya ia menyerah karena bermasalah dengan kondisi fisiknya. Awal musim 2012 ini belum ada keluhan apapaun tentang kebugarannya sehingga kita pantas berharap The Lttle Spaniard mampu mengibangi rekan satu tim dan rekan senegaranya.
Berikutnya Dovizioso, meski saat ini hanya kebagian motor satelit, aksi pertamanya di atas motor Yamaha patut dinanti. Rider Italaia ini juga sering membuat kejutan di Qatar. Dengan motor satelit saat debut MotoGP-nya di tahun 2008, ia finish di posisi keempat setelah sukses memenangkan duel melawan Valentino Rossi. Pada musim 2010 ia meraih podium ketiga. Sedangkan tahun lalu ia finish keempat setelah sukses mematahkan perawanan sengit dari Almarhum Marco Simoncelli.
Ben Spies termasuk salah satu rider yang penampilannya cukup dinantikan tahun ini. Dengan motor 1000cc, Spies yang jawara Superbike diharapkan mampu menunjukkan penampilan yang lebih “menggigit”. Tahun lalu ia hanya finish ke-6 namun itu diraih setelah bersusah payah mendahului The Doctor yang menjalani debut balapnya di atas Ducati.
Menanti Kejutan
Ketika hingga berakhirnya musim 2011 Rossi tak kunjung bisa bersaing di baris terdepan, sering terucap kalimat “tunggu tahun depan” dari para pendukungnya. Nah, ‘tahun depan’ itu kini sudah dimulai. Semoga The Doctor segera bisa memberi kejutan dan tidak membuat para penggemarnya menunggu lebih lama lagi.
Debut CRT
Musim 2012 menandai sejarah lahirnya kategori baru di kelas MotoGP: CRT (Claiming Rule Team). Kategori ini telah sukses menyelamatkan grid 2012 dari kesunyian (dari hanya 12 menjadi 21 rider) namun sukses pula menimbulkan kekhawatiran baru. Motor-motor CRT dianggap belum mampu tampil kompetitif. Hal ini membuat banyak pihak memprediksi kehadiran para pembalap CRT akan menimbulkan bahaya tersendiri. Motor dengan kecepatan yang tidak sebanding dengan jenis factory prototype dikhawatirkan membahayakan pembalap lain terutama saat menit-menit terakhir sesi kualifikasi. Sirkuit Losail akan menjadi bukti awal apakah kekhawatiran itu akan menjadi kenyataan.
Berikut jadwal Commercialbank Grand Prix of Qatar 2012 (WIB):
Kamis-Jumat, 5-6 April 2012:
Moto3 FP1 22:00 – 22:40 Moto2 FP1 22:55 – 23:40 MotoGP FP1 23:55 – (Jumat) 00:40
Moto3 FP2 00:55 – 01:35 Moto2 FP2 01:50 – 02:35
Jumat-Sabtu, 6-7 April 2012:
MotoGP FP2 22:00 – 22:45 Moto3 FP3 23:00 – 23:40 Moto2 FP3 23:55 – (Sabtu) 00:40
MotoGP FP3 00:55 – 01:40
Sabtu-Minggu, 7-8 April 2012:
Moto3 QP 22:00 – 22:40 Moto2 QP 22:55 – 23:40 MotoGP QP 23:55 – (Minggu) 00:55
Moto3 WUP 01:20 – 01:40 Moto2 WUP 01:55 – 02:15
Minggu-Senin, 8-9 April 2012
MotoGP WUP 22:00 – 22:20 Moto3 RACE 23:00 Moto2 RACE (Senin) 00:20
MotoGP RACE 02:00