Friday, February 3, 2012

Komentari Motor, Lorenzo Sekaligus Puji Stoner


Jorge Lorenzo memuji rivalnya, Casey Stoner, yang kembali mengemas waktu tercepat di sesi tes pra-musim di Sepang. Tetapi Lorenzo sendiri juga mengaku puas dengan motornya.

Absen di hari pertama tes, Selasa (31/1/2012), Stoner kemudian berhasil menjadi rider dengan torehan waktu terbaik pada sesi tes Rabu (1/2) dan hari ini, Kamis (2/2). Pujian pun diberikan Lorenzo untuk si rider Honda.

"Casey cepat dengan menggunakan (motor) apapun yang mereka (Honda) berikan," puji Lorenzo seraya tersenyum, seperti dikutip Crash.

"(Tetapi) Sejujurnya waktu lap belum penting di tahap ini," lanjut rider Yamaha tersebut.

Lorenzo sendiri, yang mencatat waktu tercepat di sesi tes pertama dan kemudian menempati posisi tiga dan dua di dua tes selanjutnya, mengaku puas dengan tunggangannya kendati masih ada beberapa pembenahan yang mesti dilakukan.

"'Rasa' motornya sangat enak. Motor ini juga lebih menyenangkan karena punya torsi lebih besar dan Anda tak perlu kerepotan saat di bagian luar tikungan. Kini ada tenaga yang lebih besar."

"Ke depannya aku pikir kami harus mengerjakan sektor elektronik, terutama di tikungan lambat. Masih belum terlalu mulus di saat keluar dari tikungan," paparnya.

Dovizioso Kalibrasi Gaya Balap di Yamaha


Secara filosofi motor beberapa tahun terakhir, Honda di MotoGP memiliki kekuatan pada akselerasi. Sementara Yamaha lebih ekspert pada urusan handling dan lebih stabil. Tentu ada perubahan besar jika pembalap yang terbiasa menggunakan motor dengan akselerasi bagus, saat berpindah menggunakan motor dengan handling yang sempurna.

Hal ini dirasakan langsung oleh Andrea Dovizioso saat mencoba paket motor Yamaha YZR-M1 sejak sesi tes akhir musim 2011, hingga di sesi tes pra musim 2012 yang berlangsung sejak Selasa (31/1). Dovi merasa bahwa ia harus mengkalibrasi ulang gaya balapnya agar sesuai dengan tuntutan motor yang memiliki handling bagus.

“Saat kami datang di Valencia tahun lalu, problem yang ada memang agak unik. Saya sudah memprediksi akan ada penyesuaian gaya balap, karena antara Honda dengan Yamaha sangat berseberangan. Dari sisi filosofi akan selalu begitu, Honda akan selalu menjaga akselerasi terbaik pada motor, sementara Yamaha selalu membuat motor yang memiliki handling terbaik. Makanya saya harus mengganti segalanya,” papar Dovizioso.

“Hal yang paling berperan dalam penyesuaian gaya balap adalah sistem elektronik. Kami harus mencari jalan tengah antara gaya balap yang saya miliki saat ini dengan setting dasar motor Yamaha. Sejauh ini saya mencoba beberapa cara untuk mengendarai motor tersebut untuk mempercapat adaptasi, namun tidak berhasil. Kendati sekarang ada perubahan, tapi tingkat kompetisi cukup tinggi dan butuh perlakuan lebih,” pungkasnya.

Hal lain yang hingga saat ini mempersulit proses adaptasi yang dilakukan Dovi adalah karena cedera yang dialami Dovi belum pulih 100 persen. Semoga ada hasil yang lebih baik pada hasil sesi tes kedua nanti di akhir bulan Februari hingga awal Maret nanti.

Wednesday, February 1, 2012

Test Sepang H2: Giliran Spies Tercepat


Kubu Yamaha menunjukkan tanda-tanda awal yang menggembirakan. Setelah pada hari pertama test kemarin Jorge Lorenzo mencetak waktu tercepat, pada hari kedua ini giliran rekan satu timnya Ben Spies. spies sepang test 300x198 Test Sepang H2: Giliran Spies TercepatSpies sukses mencetak waktu 1’58.150 mengungguli Casey Stoner dan Lorenzo. Stoner yang tidak bisa mengikuti secara penuh sesi uji coba di hari pertama kemarin sebelumnya sempat menggeser Ben di puncak catatan waktu, namun menjelang sesi berakhir rider Amerika itu kembali berhasil memperpendek waktu putarannya.
Valentino Rossi yang sejak kemarin mencoba Ducati baru hanya mampu mencetak waktu di urutan ke-7, masih di bawah catatan waktu rider satelit Hector Barbera. Sesi uji coba sempat diwarnai kecelakaan yang menimpa rookie Stefan Bradl.
UPDATE:
Motogp.com baru saja meng-update datahasil test Sepang hari kedua. Yang tercepat ternyata bukan Ben Spies melainkan Casey Stoner. Berikut adalah daftar catatan waktu yang sudah direvisi:
1 Casey Stoner/Repsol Honda Team/2:00.895
2 Ben Spies/Yamaha Factory Racing/+0.157
3 Jorge Lorenzo/Yamaha Factory Racing/+0.173
4 Dani Pedrosa/Repsol Honda Team/+0.613
5 Cal Crutchlow/Monster Yamaha Tech 3/+0.670
6 Hector Barbera/Pramac Racing Team/+0.893
7 Valentino Rossi/Ducati Team/+0.991
8 Alvaro Bautista/San Carlo Honda Gresini/+1.038
9 Andrea Dovizioso/Monster Yamaha Tech 3/+1.265
10 Nicky Hayden/Ducati Team/+1.459
11 Stefan Bradl/LCR Honda/+1.519
12 Karel Abraham/Cardion AB Motoracing/+1.703
13 Katsuyuki Nakasuga/Yamaha Factory/+2.046
14 Franco Bataini/Ducati Team/+3.416
15 Colin Edwards/NGM Mobile Forward Racing/+4.708
16 Jordi Torres/Avintia Racing/+9.402
17 Ivan Silva/Avintia Racing/+10.998
18 Robertino Pietri/+11.651

Lorenzo Dihantam Keletihan


Setelah terdepan di Hari I, Selasa (31/1), Lorenzo gagal jadi tercepat pada Hari II tes pramusim di Sepang. Por Fuera harus puas hanya menempai posisi ke-3 di belakang Casey Stoner dan Ben Spies.

Lorenzo mengaku fisiknya lebih lelah dibandingkan pada Hari I. Ini yang membuatnya tak bisa maksimal memacu Yamaha YZR-M1. Tapi, secara keseluruhan, Lorenzo puas lantaran agenda tes di Hari II tercapai, yakni mengoptimalkan balance sasis dan menyetel power motor 1000cc.

"Hari ini (Rabu) saya lebih lelah daripada kemarin (Selasa). Sangat sulit mencapai kecepatan maksimal meski kami tetap kompetitif. Kami tak mendapat peningkatan besar, hanya beberapa detail," jelas pentolan Yamaha Factory Racing (YFR) itu.

"Saya berharap kami bisa menemui perkembangan pesat di tes berikutnya. Kami meningkatkan lap time di sesi pagi. Namun, di sesi siang saat makin panas, kami mampu makin cepat. Jelas ini positif," tambahnya.

Tapi, Spies juga layak diperhatikan. Pengalamannya berkiprah di World Superbike dan Amerika Superbike (AMA) sangat membantunya beradaptasi dengan MotoGP 1000cc. Spies merupakan juara WSBK 2009 bersama Yamaha dan AMA Superbike (2006-2007) bersama Suzuki.

Dovi Belum Nyetel dengan M1


Dari 2 hari tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa-Rabu (31/1-1/2), Dovi tak tampil impresif. Pada Hari I, rider Yamaha Tech 3 ini hanya ada di posisi ke-6 dengan waktu 2 menit 2,751 detik.

Di Hari II, Dovi cuma bisa mempertajam waktunya jadi 2 menit 2,160 detik. Posisinya pun merosot ke peringkat ke-10. Dovi berdalih cedera bahunya membuatnya sulit mengeluarkan kemampuan optimalnya.

"Cedera bahu ini membuat saya sulit melakukan pengeraman keras, terutama saat melibas tikungan ke kanan. So, saya kehilangan 6 detik per lap," kata Dovi seusai tes Hari II.

Tak cuma itu, Dovi mengakui belum bisa menjinakkan M1 1000cc. Eks rider Repsol Honda dan peringkat 3 MotoGP 2011 ini masih harus belajar untuk beradaptasi dengan tunggangan anyarnya.

"Saya mendapati motor Yamaha sangat berbeda dari Honda. Kekuatan utamanya ada pada saat pengereman dan melibas tikungan. Dan, kedua ada di akselerasi dan semburan tenaganya. Saya masih butuh waktu banyak untuk beradaptasi," tutupnya.

Jari Lorenzo Sudah Benar-benar Pulih


Jorge Lorenzo kini mengendarai motor Yamaha berwarna hitam/AP PhotoPembalap Yamaha Jorge Lorenzo mengaku sangat senang bisa jadi yang tercepat di tes pramusim pertama. Apalagi, ini merupakan balapan pertamanya pascacedera.

Di hari pertama tes pramusim di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (31/1/2012) kemarin, Lorenzo yang mengendarai motor berwarna hitam lebih cepat 0,3 detik dari pembalap Honda Dani Pedrosa. Rekan setim Pedrosa yang juga juara bertahan MotoGP Casey Stoner mesti absen dari uji coba ini karena cedera punggung.

“Saya sangat senang dengan hari ini (kemarin). Untuk balapan pertama dalam beberapa waktu, ini sangat positif,” kata Lorenzo seperti dikutip dari Auto Sport, Rabu (1/2/2012).

“Yamaha telah bekerja sangat keras selama musim dingin untuk M1 ini. Saya bisa melihat dengan sangat mudah bagaimana saya mengadaptasikan gaya membalap saya dengan motor ini dan saya juga melihat banyak potensi,” jelas Lorenzo.

“Kami masih punya banyak hal yang bisa ditingkatkan jadi saya tak sabar memulai lagi esok hari (hari ini),” aku Lorenzo.

Spaniard ini juga menegaskan cedera jarinya sudah sembuh dan sama sekali tidak mengganggu performanya di trek balap. Lorenzo memang cedera patah jari tangan saat berlaga di Sirkuit Phillip Island pada MotoGP Australia, Oktober silam.

Akibat cedera itu, Lorenzo mesti menjalani operasi dan terpaksa absen dari tiga seri MotoGP 2011 terakhir juga tes pascamusim.

“Saya sangat senang bahwa jari saya baik-baik saja dan tidak mempengaruhi balapan saya sama sekali,” sebut pembalap berusia 24 tahun itu.

Lorenzo Gampang Adaptasi di Motor 1000 CC


Meninggalkan tahun 2011 dengan kekecewaan besar karena paket Yamaha YZR-M1 tidak mampu menyaingi performa motor Honda RC212V, Jorge Lorenzo tahun ini mulai menyusun kembali strategi kemenangannya. Berbekal motor 1000 cc dari Yamaha, ia mulai merasakan kompetitifitas Yamaha M1 1000 cc untuk meraih hasil terbaik tahun 2012.

Mengawali tahun 2012, Lorenzo tampil menjanjikan di sesi tes resmi pra musim MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia hari pertama pada Selasa (31/1) kemarin. Ia langsung melejit sebagai pembalap tercepat di urutan pertama. Selisih waktu tercepat dengan Dani Pedrosa sebesar 0,3 detik, memang tidak terlalu besar. Apalagi Casey Stoner absen di sesi tes hari pertama. Tapi setidaknya ini jadi bukti bahwa Lorenzo dan Yamaha lebih siap tahun ini.

“Saya sangat gembira dengan hasil yang kami raih. Kami berhasil mencetak lap terbaik. Yamaha memperlihatkan hasil kerja keras selama musim dingin. Rasanya lebih gampang beradaptasi dengan motor, dan motor juga memiliki potensi besar. Namun masih banyak areal yang perlu dimodifikasi agar lebih baik,” bangga Lorenzo.

Selain menyatakan kebanggaannya pada Yamaha M1 yang lebih kompetitif sejak sesi tes pra musim 2012, Lorenzo juga senang karena cedera jarinya sudah pulih dan tidak mengganggu performa Lorenzo secara pribadi.

Hasil Tes & Kondisi Jari Bikin Lorenzo Senang



Jorge Lorenzo menuntaskan sesi tes hari pertama di Sepang dengan waktu tercepat. Hasil itu, ditambah kondisi jarinya, sudah bikin si ridery Yamaha ekstra gembira.

Pada tes pra-musim hari pertama di Sepang, Malaysia, Selasa (31/1/2012), Lorenzo mencatakan waktu total terbaik. Ia lebih cepat 0,3 detik dari rider Honda Dani Pedrosa yang ada di posisi kedua.

"Aku sangat senang. Untuk kesempatan pertama mengendarai motor setelah sekian lama, itu sudah sangat positif," ujar Lorenzo di Autosport.

"Yamaha sudah bekerja sangat keras sepanjang musim dingin untuk mengerjakan M1 ini. Aku bisa melihat dengan sangat mudah di mana aku harus mengadaptasikan gaya berkendaraku untuk motor itu dan aku bisa melihat banyak potensi," lanjutnya.

Akhir musim lalu Lorenzo harus menepi di beberapa seri terakhir setelah insiden di Australia yang membuat jari tangannya harus dioperasi. Untungnya, Lorenzo kini sepertinya sudah pulih total.

"Aku juga sangat senang karena jariku baik-baik saja dan sama sekali tidak memengaruhi lajuku," tuntas Lorenzo yang akan berusaha meneruskan awal baiknya di tes hari kedua, Rabu (1/2) ini.

Lorenzo Tercepat, Stoner Absen Tes Perdana

Foto: Jorge Lorenzo/ReutersYamaha mendominasi tes perdana yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Dua pembalap Jorge Lorenzo dan Ben Spies mencatat waktu tercepat.

Seperti diberitakan sebelumnya, seharusnya balapan ini dimulai pada pukul 10 pagi waktu setempat. Namun, lintasan yang basah membuat panitia terpaksa menunda balapan dan para pembalap berada di lintasan hingga 11:15.

Setelah lintasan kering, sekitar 12 tim langsung menggeber motor masing-masing. Dari hasil terbaru yang didapat dari situs MotoGP.com, Selasa (31/1/2012), Lorenzo menjadi pembalap tercepat dengan mencatat waktu 2:01.657 detik.

Posisi ketiga di tempati oleh Dani Pedrosa. Pembalap Repsol Honda ini yang mengendarai motor RCV213V, hanya tertinggal 0.776 detik dari Lorenzo. Penampilan mengejutkan diperlihatkan Hector Barbera yang berada di peringkat empat.

Bagaimana dengan Valentino Rossi? Rossi yang pertama kali menggunakan motor GP12, harus puas menempati peringkat kelima. Sedangkan Stoner tidak dapat mengikuti tes kali ini.  Posisinya digantikan oleh Kousuke Akiyoshi, yang sempat menggeber motornya empat putaran.

Hasil lengkap tes perdana MotoGP hingga pukul 3.00pm
1. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 2m 2.406s (Lap 11/13)
2. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 2m 2.465s (16/20)
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda 2m 2.535s (25/26)
4. Valentino Rossi ITA Ducati Team 2m 2.824s (17/22)
5. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 2m 3.099s (15/15)
6. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini 2m 3.153s (21/21)
7. Katsuyuki Nakasuga JPN Yamaha Test Rider 2m 3.418s (15/15)
8. Hector Barbera ESP Pramac Racing 2m 3.523s (16/16)
9. Nicky Hayden USA Ducati Team 2m 3.969s (19/19)
10. Stefan Bradl GER LCR Honda 2m 4.175s (19/19)
11. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 2m 4.863s (18/18)
12. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 2m 4.996s (3/3)
13. Franco Battaini ITA Ducati Test Rider 2m 5.292s (8/12)
14. Kousuke Akiyoshi AUS Repsol Honda 2m 7.163s (1/4)
15. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 2m 10.501s (6/8)
16. Ivan Silva ESP Avintia Racing (FTR-Kawasaki CRT) 2m 11.267s (12/12)
17. Jordi Torres ESP Avintia Racing (FTR-Kawasaki CRT) 2m 12.816s (13/20)

Saturday, January 28, 2012

Dovizioso Cedera, Crutchlow Datang Membela


Foto: Cal crutchlow/Getty ImagesAndrea Dovizioso mengalami cedera setelah latihan motorkros awal bulan ini. Rekan setimnya Cal Crutchlow datang membela kritikan yang dialami Crutchlow.

Ya, Dovizioso harus berhadapan dengan kritikan, setelah mengalami cedera dengan menunggangi motorkros setelah balapan di MotoGP berakhir. Akibatnya, mantan pembalap Honda itu harus mengalami cedera tulang selangka.

Tapi, Dovizioso dikabarkan sudah dapat mengikuti tes yang berlangsung selama tiga hari di Sirkuit Sepang, Malaysia. Memang, hampir semua pembalap MotoGP, berlatih dengan menggunakan motorkros.

Tentu, apa yang dilakukan Dovizoso dkk ini mendapatkan kritikan pedas dari berbagai kalangan. "Kami adalah satu-satunya olahragawan di dunia ini, yang mana anda mendapatkan kritikan karena berlatih menggunakan motorkros. Padahal, itu adalah profesi kita," kata Crutchlow.

"Kita tidak bisa mengendarai motor MotoGP kami setiap hari. Kami harus menunggangi motorkros karena anda harus mengendarai sebuah motor," lanjut pembalap asal Amerika itu dilansir MCN, Sabtu (28/1/2012).

Dovizioso bukan satu-satunya pembalap yang terjatuh dari motorkros. Sebelumnya, pembalap Nicky Hayden juga mengalami cedera gara-gara latihan dengan motor itu, setelah hari raya Natal berlangsung.

"Tidak ada olahraga pengganti untuk mengendarai dua roda. Tidak ada dari kami yang keluar dan melakukan hal gila. Sebab, kami sadar bisa mengalami cedera. Contohnya, atlet tenis bermain tenis untuk berlatih dan golf juga begitu," jelasnya.

"Kita mengendarai motor dan beberapa teman kami mengalami cedera pada musim dingin ini. Namun, mereka mendapatkan kritikan atas hal itu, mengingat seharusnya mereka tidak perlu mendapatkan itu," tandas Crutchlow.