Wednesday, August 17, 2011

Lorenzo Akan Tampil di Kart Race Felipe Massa


Juara dunia bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo ingin menjajal balapan di luar pentas motor. Lorenzo dipastikan ikut dalam balapan kart yang digelar pembalap F1, Felipe Massa.

Lorenzo telah mengonfirmasi partisipasinya dalam balapan itu. Pembalap asal Spanyol yang memperkuat Yamaha ini menjadi pembalap motor pertama yang memastikan ikut serta. Event ini akan digelar di Florianopolis, 3-4 Desember 2011.

"Ya, kami baru saja menerima kesediaan Lorenzo ikut serta," kata Massa, pembalap Ferrari yang akan menggelar balapan tiap tahun ini untuk kali keenam beruntun kepada Autosport.

Massa menyebut pembalap F1 seperti Pastor Maldonado, Adrian Sutil atau Sergio Perez juga menunjukkan minatnya untuk ikut serta. Tapi, juara dunia F1 tujuh kali Michael Schumacher dipastikan tak bisa ikut serta.

"Jadwal itu berbenturan dengan penampilan Schumacher di Race of Champions. Jadi, ia tak bisa ikut," lanjut Massa tentang mantan rekan setimnya di Ferrari itu.

Duet Garputala Dibekali Mesin Up Grade Baru

Foto: Jorge Lorenzo (Getty Images)Rider Yamaha Factory Racing Team, Jorge Lorenzo akan memakai mesin yang telah telah diupgrade. Motor itu telah di tes di Brno untuk belapan di Indianapolis pada 28 Agustus 2011 nanti.

Lorenzo berharap, nantinya dapur pacu yang baru ini bisa mengantarkannya menorehkan hasil bagus dalam balapan yang berlangsung di Indianapolis Motor Speedway dua pekan mendatang.

Ekspektasinya mencatatkan rapor bagus pun sederhana, yaitu untuk memangkas poin dengan pemuncak klasemen sementara, Casey Stoner. Meski sadar, dengan mesin ini tidak terlalu banyak perbedaan, tapi setidaknya Lorenzo bisa menandingi kecepatan RC212V milik Stoner.

“Perbedaanya sangat sedikit, tetapi pasti di Indianapolis kami akan menggunakan mesin ini yang tampaknya sedikit lebih baik untuk mencapai kecepatan maksimal. Walaupun jelas, mesin ini tidak jauh lebih baik,” kata  Lorenzo di MCN, Rabu (17/8/2011).

“Tapi selalu baik untuk memiliki sesuatu yang ekstra dan memiliki lebih dari apa yang Anda punya. Mesin ini akan kami gunakan dalam balapan berikutnya (di Indianapolis),” Lorenzo melanjutkan.

Di lain pihak, rekan satu tim Lorenzo, Ben Spies mengutarakan antusiasmenya bisa unjuk kebolehan di depan publiknya sendiri. Lebih dari itu, Spies pun ingin menggoreskan hasil maksimal di kandanganya sendiri berbekal mesin settingan anyar. “Sebagai pembalap, Anda selalu menginginkan langkah besar dan tidak ada lagi,” bilang Spies.

“Kami hanya ingin memastikan, bahwa kami bisa mengatasi motor dengan performa mesin yang sedikit lebih besar. Tanpa perlakuan yang sama, saya akan mencatatkan waktu serupa untuk kualifikasi. Jadi ini sangat menginspirasi saya untuk percaya diri. Mesin 800cc telah berada di sekitar kami selama beberapa tahun sehingga ini bukan menjadi langkah besar,” tutur Spies.

“Tapi kami telah melakukan suatu tahapan dan itu bukan kekuatan dalam satu area tertentu, tapi secara keseluruhan. Saya merasakannya sangat tenang dan saya memiliki kekuatan untuk menjangkau semuanya. Mungkin kami bisa mendapatkannya lebih dari itu sebelum akhir musim ini,” terang Spies mengakhiri.

Rossi Terkesima Performa Yamaha

Foto: Valentino Rossi (Reuters Pictures)
Performa apik yang diperlihatkan Yamaha dalam sesi tes YZR M1 1.000cc di Brno membuat rider Ducati, Valentino Rossi terkesima. Maklum, untuk pertama kalinya tim Garpu Tala mencoba prototype motor yang akan digunakan pada musim depan dengan hasil di luar dugaan.

Dua pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo dan Ben Spies masing-masing menghuni tempat kedua dan ketiga dalam sesi tes yang berlangsung kemarin. Bahkan, Lorenzo sendiri mampu bersaing ketat dengan pembalap Honda, Casey Stoner yang keluar sebagai rider tercepat dalam sesi tes motor 1.000cc.

Tanpa sungkan, Rossi yang musim lalu menunggang Yamaha melontarkan pujiannya untuk hasil impressif yang diraih mantan timnya itu. Rossi yang hingga kini terus mengevaluasi motornya menyebut, Yamaha memiliki kans besar menandingi Honda musim depan.

Dalam wawancaranya dengan MCN, Rabu (17/8/2011), Rossi berujar, musim depan dua pabrikan asal Jepang ini akan bersaing ketat memperebutkan gelar juara dunia. “Bagi saya, Yamaha sangat mengejutkan karena sangat cepat. Lorenzo dan Spies begitu cepat saat pertama kali keluar mencobanya," bilang VR46.

"Ketika motor mereka telah siap, mereka tidak begitu jauh dari Honda. Mereka tampak semakin dekat dibandingkan dengan motor 800cc. Saya sudah tahu bahwa Yamaha dan Honda kian kompetitif,” antusias Rossi.

Lantas bagaimana dengan progress Ducati yang masih jalan ditempat? “Mesin kami cukup cepat, tetapi masalah yang miliki adalah melebihi dari sisanya. Ini akan sangat sulit karena sudah pasti Honda dan Yamaha bersaing ketat, tapi kami akan terus mencoba,” tandas The Doctor.

Lorenzo Lupakan Kegagalan, Bidik Hasil Maksimal

Foto: Jorge Lorenzo (Getty Images)
Sepekan telah terlewat, tapi Jorge Lorenzo ternyata tidak bisa melupakan kenangan pahitnya dalam balapan di GP Rep. Ceska akhir pekan kemarin.

Faktor teknis berupa kesalahan pemilihan ban keras untuk balapan ditengarai oleh sang juara bertahan sebagai penyebab utama kegagalannya meraih podium dalam balapan di akhir pekan kemarin.

Padahal, Lorenzo sendiri mengawali balapan di Brno dengan sangat impressif. Start di peringkat kedua membuat peluang menggondol gelar juara jelas terbuka lebar.

Sayang, The Spaniard gagal podium yang membuat perolehan poinya melebar dengan sang pemucak klasemen, Casey Stoner. “Saya berharap lebih banyak di Brno,” kata Lorenzo  yang masih diliputi aura kekecewaan mendalam lantaran hanya mampu finis di posisi ke empat.

“Saya pikir, saya mampu mengurangi jarak dengan Stoner pada latihan pertama, namu saya ragu. Tapi setelah sesi latihan pada hari Sabtu dan pemanasan hari Minggu, saya yakin bisa mengurangi selisih poin hingga 20 poin di antara kami berdua dalam beberapa jam,” sambung joki andalan tim Garpu Tala tersebut dikutip Marca, Rabu (17/8/2011)

Kendati demikian, Lorenzo mengungkapkan dirinya tidak akan menyalahkan siapapun atas rapor merah yang dituliskannya di GP Rep. Ceska. “Tujuan saya sekarang tidak ingin menyerang orang lain,” janji Lorenzo yang kini duduk di peringkat dua klasemen pembalap

Terlepas masih kekecewaan masih menggelayutinya, Lorenzo pun kembali merenda optimismenya meraih hasil bagus dalam sisa seri hingga akhir musim ini, termasuk dalam GP Indiapolis yang berlangsung 28 Agustus 2011 nanti.

“Saat ini saya terpaut 32 poin dengan pembalap Honda (Casey Stoner). Masih ada tujuh balapan, banyak poin yang masih bisa diperebutkan semuanya masih bergantung pada diri sendiri. Jadi saya tidak akan menyerah,” tegas Lorenzo.

“Itulah cara terakhir yang harus saya lakukan sekarang. Dua tahun lalu, saya sangat beruntung memangkas poin di Indianapolis dengan Valentino Rossi. Ingat? Dengan helm Kapten Amerika yang saya sukai,” kenang Lorenzo berharap bisa mengulang sukses di GP Indianapolis layaknya 2009 silam di mana dia berhasil meraih podium pertama.

“Jika Anda ingin menjadi juara dunia, Anda tidak bisa bertahan di belakang kesalahan rival terdekat. Itu bisa terjadi, dan telah terjadi berkali-kali dalam sejarah olahraga, tetapi Anda tidak bisa menunggu dan saya bukan orang bertipikal seperti itu,” sambung Lorenzo yang tidak berharap banyak bisa mengambil kesempatan dari kelengahan Stoner.

“Sekarang kami harus bersiap-siap untuk GP Indianapolis, tidak ada yang tersisa. Kami harus meraih poin yang hilang seperti yang telah ditugaskan dalam balapan terakhir,” Lorenzo menambahkan.

Tuesday, August 16, 2011

Test Brno: 800cc vs 1000cc

Rider dan tim MotoGP telah menyelesaikan sesi uji coba resmi kemarin (15/8/2011) di sirkuit Brno, Ceko. Kekhawatiran akan turunnya hujan ternyata tidak terjadi sehingga para pembalap bisa melakukan test dengan sempurna. Seperti yang sudah direncanakan, Honda dan Yamaha menguji prototype 1000cc mereka untuk musim depan.

Lorenzo M1 2012 Test Brno: 800cc vs 1000cc
Dua rider Yamaha Factory Racing Jorge Lorenzo dan Ben Spies menjalani test pertama mereka di atas prototype YZR-M1 2012. Lorenzo mencetak waktu tercepat kedua dengan catatan waktu terbaik 1’56.253 dari 28 lap. Team-mate Ben Spies juga menikmati menunggang mesin baru, lap terbaiknya 1’56.306 dari 24 lap yang menempatkan dirinya tercepat ketiga. Rider Amerika itu mengakhiri sesi test lebih awal. Kedua rider Yamaha itu juga naik M1 800cc mereka, dimana mereka menguji bagian-bagian mesin baru, fairing baru dan komponen chassis.
Sementara dari kubu Repsol Honda, Dani Pedrosa merupakan pembalap lain yang untuk pertama kalinya mencoba mesin 1000cc. The Little Spaniard turun dengan dua mesin 2012 dengan set-up berbeda. Dia mencetak waktu terbaik 1’57.264 dari 37 lap. Rekan satu timnya Casey Stoner juga mengendarai sepeda motor Honda 2012 dan menjadi yang tercepat dengan waktu 1’56.168.
Valentino Rossi bekerja melalui jadwal berat dengan tim Ducati pada Desmosedici GP11.1. Dengan 74 lap ia mencetak waktu terbaik 1’58.266. The Doctor mencoba berbagai set-up, dengan fokus utama pada posisi naik dan tinggi motor. Team-mate Nicky Hayden juga mencoba GP11 sebelum kemudian fokus pada GP11.1. Rider Amerika itu mengaku senang dengan kemajuan motornya sehingga ia mampu membukukan waktu 1’57.533. Tim Ducati tidak membawa GP12 mereka dalam sesi uji coba resmi kali ini.
Tim CRT Marc VDS juga hadir untuk menguji prototype Suter 2012 bersama Mika Kallio. Rider Finlandia itu mencetak waktu 2′ 00.144. Masih menjadi juru kunci.
Kedua pembalap tim Monster Yamaha Tech 3, Colin Edwards dan Cal Crutchlow melakukan pengujian ban Bridgestone. Colin juga mencoba paket elektronik dan Cal menjalani test dengan set-up yang direvisi mirip dengan yang ia pakai di awal musim. Masing-masing dengan motor M1 2011. Toni ElĂ­as (LCR Honda) dan Loris Capirossi (Pramac Racing) juga mendapat hasil positif saat test. Kedua rider beda motor dan tim itu berusaha memperbaiki apa yang telah mereka temukan selama Grand Prix di akhir pekan.
Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli tak ikut dalam sesi test ini. Kedua rider Italia yang berhasil naik podium di GP Brno belum menandatangani kontrak baru mereka untuk musim 2012. Pabrikan Suzuki juga tidak ambil bagian dalam sesi test kali ini yang semakin memperkuat kemungkinan mereka tetap akan turun dengan mesin 800cc pada musim 2012 mendatang.
Berikut adalah hasil test Brno:
1. Casey Stoner (Honda) 1’56.168 (57)
2. Jorge Lorenzo (Yamaha) 1’56.253 (28)
3. Ben Spies (Yamaha) 1’56.306 (24)
4. Jorge Lorenzo (Yamaha-800) 1’56.727 (58)
5. Ben Spies (Yamaha-800) 1’57.184 (15)
6. Dani Pedrosa (Honda) 1’57.264 (37)
7. Nicky Hayden (Ducati) 1’57.333 (78)
8. Cal Crutchlow (Yamaha) 1’57.591 (74)
9. Toni Elias (Honda) 1’57.903 (56)
10. Valentino Rossi (Ducati) 1’58.266 (74)
11. Loris Capirossi (Ducati) 1’58.387 (66)
12. Colin Edwards (Yamaha) 1’58.492 (44)
13. Mika Kallio (Suter-BMW) 2’00.144 (81)

Spies Sesalkan Keputusan Lorenzo

Ben Spies (foto: Getty Images)Pembalap Yamaha, Ben Spies menyatakan rasa simpati terhadap rekan setimnya Jorge Lorenzo setelah gagal meraih podium di balapan GP Brno kemarin. Kegagalan Lorenzo disebabkan salah dalam hal pengambilan keputusan memilih ban.

Lorenzo mengawali balapan pada posisi kedua di belakang Dani Pedrosa, namun dia hanya finish di posisi keempat. Kegagalannya meraih podium disebabkan oleh pemilihan ban keras ketika race berlangsung. Hasilnya, pembalap Yamaha itu gagal mematahkan dominasi tim Honda dalam lomba MotoGP Ceska.

Menurut Spies, meski cuaca dalam keadaan panas selama balapan berlangsung, Lorenzo tetap memilih ban keras. Dia mematok pada kejadian di seri kualifikasi Sabtu lalu, saat itu ia menggunakan ban keras dan hasilnya dia dapatkan start di posisi kedua.

“Itu hanya kesalahan buruk dan ia memiliki gaya yang berbeda dengan memilih ban keras. Dia (Lorenzo) berada dalam suatu keadaan yang sulit, dimana pernah terjadi pada saya waktu di Laguna dengan masalah pada ban belakang,” ujar Spies seperti disitat Motorcyclenews, Senin (15/8/2011).

“Balapan itu keras, saya ingin berhenti setiap lap terakhir kesembilan saya berusaha sekeras mungkin dan tidak membuat terlalu banyak kesalahan saya tidak jatuh dan begitu hingga selesai. Itu hasil yang bagus balapan yang sulit bagi fisik saya,” pungkasnya.

Padahal akhir pekan itu sulit baginya, setelah ia diganggu oleh saraf yang terjepit di lehernya, yang menyebabkan sakit parah dan mati rasa di lengan kirinya. Sedangkan bagi Lorenzo, dia tertinggal 32 poin dari pemimpin klasemen Casey Stoner.

Duo Yamaha Sambut Antusias Kuda Besi 1000cc

Foto: Jorge Lorenzo (Getty Images) Bukan hanya Casey Stoner saja yang antusias mencermati hasil sesi tes yang dilakukan di Brno, duo pembalap Yamaha Factory Racing Team, Jorge Lorenzo dan Ben Spies pun menyambut hangat performa motor mereka yang akan mereka gunakan di musim depan.

Secara terbuka, The Spaniard mengakui senang dengan performa motor di trek lurus. Terlebih, untuk pertama kalinya Yamaha menggelar sesi tes motor YZR-R1 1.000cc yang akan menjadi geberan Stoner dan Spies pada 2012 nanti.

“Hari ini sangat menyenangkan dan sibuk karena untuk pertama kalinya kami menaiki motor 1.000cc di samping kami telah melakukan upgrade dan langkah kecil mengembangkan mesin 800cc,” ujar Lorenzo dikutip Autosport, Selasa (16/8/2011).

Dia melanjutkan. “Kami telah melakukan putaran secara non-stop dari sembilan lap pada pagi hari hingga lima lap pada sore ini (waktu setempat)."

Sang juara bertahan pun memahami betul, motor 1.000cc sangat fantastis dari segi tenaga, terutama saat berakselerasi. Namun Lorenzo tidak ingin memusatkan perhatiannya terlalu jauh kepada pengembangan motor barunya semata, fokus terpenting saat ini adalah mempertahankan kampiun juara dunia.

“Saya menyadari motor 1.000cc luar biasa ketika saya melihat kekuatannya di trek lurus. Saya menyukai motor ini dan saya ingin melakukan lebih banyak putaran. Tetapi saya masih berpikir tentang musim ini. Saya hanya berada selama satu jam dengan motor masa depan kami. Bisa saya katakan, MotoGP musim berikutnya sangat luar biasa. Dengan kekuatan yang lebih, Anda bisa bergeser keluar dari tikungan: Saya sudah tidak sabar!” urai Lorenzo antusias.

Senada dengan Lorenzo, Spies pun mengaku begitu bahagia bisa menjajal motor 1.000cc. Terlebih, segenap tim Garpu Tala tersebut tanpa henti mengembangkan motor 800cc, motor Spies dan Lorenzo saat ini. “Upgrade motor 800cc sangat positif. Semoga, ini membawa ke arah kemajuan lebih di masa depan. Dengan motor 1.000cc di hari pertama cukup sukses. Kami tidak banyak melakukan perubahan di dalamnya. Kami melakukan beberapa lap untuk mendapatkan data sebanyak mungkin,” jelas pembalap asal Amerika Serikat tersebut.

“Kami membuat beberapa perubahan kecil untuk melihat perbedaan yang mempengaruhi motor (1.000cc) dibandingan dengan perbaikan pada motor 800cc. Ada lebih banyak pembenahan yang harus dilakukan untuk memastikannya. Namun untuk hari pertama, melebihi kecepatan 800cc merupakan sebuah kejutan,” tuntas Spies.

Monday, August 15, 2011

Lorenzo: MotoGP Brno Balapan Terburuk Sepanjang Karir?

Lorenzo Spies Brno 2011 Lorenzo: MotoGP Brno Balapan Terburuk Sepanjang Karir?Salah pilih ban, itulah alasan Jorge Lorenzo out dari perebutan posisi podium di MotoGP Brno.  
Soft compound yang dipilih Lorenzo untuk bagian depan berdasarkan hasil saat sesi latihan dan kualifikasi nyatanya menjadi bumerang baginya saat race.

“Ban depan yang kami pilih itu bukan pilihan terbaik hari ini. Kami mencoba di kualifikasi dan pagi kemarin dan itu memberi saya feeling yang sangat baik dan kecepatan yang sangat konstan. Hari ini dengan kondisi dan suhu yang berbeda itu tidak bekerja,” ungkap Lorenzo dalan siaran pers Yamaha Factory Racing.
“Dari awal lap kedua Saya benar-benar kehilangan (bagian) depan saya di setiap tikungan sehingga sulit untuk memperbaiki posisi keempat,” lanjut Spaniard.
Dengan hanya finish keempat sementara lawan terberatnya di kelasemen, Casey Stoner, meraih kemenangan, langkah Por Fuera untuk kembali ke tahta juara dunia semakin sulit. Namun dia mengaku belum putus asa.
“Kejuaraan sekarang lebih sulit bagi kita tapi itu tidak berarti telah selesai. Masih ada banyak poin untuk dimainkan jadi kami harus fokus untuk memenangkan balapan sebanyuak mungkin yang kita bisa. Sekarang kita harus melupakan balapan ini yang mungkin salah satu yang terburuk musim ini dan mungkin dalam karir MotoGP saya, saya bersemangat untuk mencoba sepeda 1000(cc) dan perbaikan untuk mesin 800(cc) besok (hari ini, red)!”

Hari ini, Lorenzo dan Spies Jajal Yamaha 2012


Para pembalap peserta MotoGP Ceko belum bisa beristirahat pasca balapan, Minggu, 14 Agustus 2011 kemarin. Mereka akan langsung melakukan sesi tes hari ini, Senin, 15 Agustus, di Sirkuit Brno, Ceko.

Sesi tes ini jadi momen bersejarah buat tim Yamaha yang secara resmi menurunkan purwa-rupa Yamaha 2012. Motor terbaru pabrikan Jepang ini akan dikendarai untuk pertama kali oleh dua pembalapnya, Jorge Lorenzo dan Ben Spies, demikian dilansir situs resmi MotoGP.

Sesi ini kemungkinan besar juga akan digunakan Yamaha untuk pengembangan motor yang masih mereka gunakan, YZR-M1. Selain Yamaha, tim Repsol Honda juga akan melakukan tes pada purwa-rupa 2012 tunggangan mereka bersama tiga pembalapnya, Casey Stoner, Dani Pedrosa, dan Andrea Dovizioso.

Stoner, yang menyabet podium pertama di MotoGP Ceko kemarin, sudah pernah menjajal purwa-rupa Honda itu di sesi tes Jerez, Spanyol, beberapa waktu lalu. Sedangkan buat Pedrosa, sesi tes di Ceko hari ini adalah yang pertama kalinya setelah sempat tertunda karena cedera.

Tim Ducati juga akan hadir bersama dua pembalapnya, Valentino Rossi dan Nicky Hayden. Rossi yang kembali terseok di MotoGP Ceko berharap bisa mengembangkan motor Desmosedici GP11.1 yang selama ini digunakannya.

Lorenzo Sesalkan Salah Pilih Ban

Foto: Jorge Lorenzo/Reuters
Jorge Lorenzo mengaku membuat kesalahan dengan menggunakan ban bertipe keras pada bagian depan di Brno. Hasilnya, pembalap Yamaha itu gagal mematahkan dominasi tim Honda dalam lomba MotoGP Ceska.

Seperti diketahui, Lorenzo merupakan satu-satunya pembalap terdepan yang menggunakan ban bertipe keras. Lorenzo beralasan memutuskan menggunakan ban keras pada bagian depan berdasarkan kondisi trek pada Sabtu kemarin.

Tapi, Lorenzo baru sadar bahwa keputusan yang dibuatnya salah, begitu lomba memasuki lap kedua. Hasilnya, sang juara bertahan MotoGP tidak mampu menahan laju Marco Simoncelli yang merebut podium pertama pada tahun ini.

"Ban bagian depan yang kami pilih bukan pilihan yang terbaik untuk hari ini. Kami mencobanya pada sesi kualifikasi dan itu membuat saya tampil maksimal, serta sangat konsisten. Tapi hari ini kondisinya berbeda dan temperatur tidak bekerja baik," jelasnya.

"Mulai dari awal lap kedua, saya tidak mampu mengimbangi motor bagian depan pada setiap tikungan. Jadi, itu membuat saya memperbaiki hasil posisi empat," lanjut pembalap asal Spanyol itu, dilansir Autosport, Senin (15/8/2011).

Dengan kemenangan yang diraih rival Casey Stoner, membuat Lorenzo tertinggal 32 poin dari pembalap andalan Repsol Honda. Kendati demikian, Lorenzo mengaku bisa mengejar ketertinggalan. "Hasil ini membuat posisi saya semakin sulit. Tapi, itu bukan berarti kejuaraan sudah habis."

"Masih banyak poin yang bisa diambil, jadi kami harus fokus memenangi lomba tersisa yang bisa kita dapatkan. Kita harus coba dan mencoba hasil lomba ini, yang mana kemungkinan hasil terburuk musim ini dan mungkin sepanjang karier MotoGP," tandasnya.