Sunday, February 6, 2011

Lorenzo Berharap Pertahankan Performa

SEPANG – Jorge Lorenzo berambisi mempertahankan gelar juara MotoGP miliknya. Dia tentu berharap bisa mempertahankan performa tahun lalu.

Lorenzo baru saja melewati tiga hari tes resmi MotoGP untuk musim 2011 di Sirkuit Sepang, Malaysia, kemarin. Sayang, juara bertahan MotoGP tersebut hanya mampu finis ketiga dibelakang Marco Simoncelli dan Casey Stoner.

“Saya mulai nyaman dengan gaya balapan dan performa motor mulai meningkat. Namun, kami harus meningkatkan kinerja beberapa hal untuk menyamai prestasi tahun lalu, yakni seperti traction dan mesin,” kata Lorenzo selepas tes hari ketiga kemarin.

“Kecepatan mesin motor ini sangat bagus. Namun, kami harus memperbaiki akselerasi pada gigi kedua dan ketiga. Semua pembalap ingin motor yang terbaik. Hal tersebut sangat normal,” tegas pembalap aal Spanyol itu.

Penampilan Lorenzo musim lalu memang sangat fantastis. Bagaimana tidak, bintang Yamaha Racing tersebut berhasil meraih sembilan kemenangan dari 18 seri MotoGP dengan mengumpulkan total 383 poin.

Kini, musim baru balapan segera bergulir. Lorenzo tentu tidak hanya ingin sekedar mempertahankan gelar juara, tapi dia sangat berharap bisa mengulangi torehan prestasi pada balapan musim lalu.

“Kami harus meningkatkan kinerja beberapa hal. Namun, saya pikir sangat penting untuk mengulangi prestasi tahun lalu. Sebab, kompetisi kali ini akan sangat berat,” tandas pembalap 23 tahun tersebut dilansir Crash.net, Sabtu (5/2/2011).

Lorenzo Belum Puas Performa M1

SEPANG - Jorge Lorenzo mengeluhkan performa motor andalan Yamaha di musim 2011. Juara dunia 2010 menegaskan performa M1 belum sesuai dengan yang diinginkannya untuk bisa mempertahankan gelar juaranya di musim lalu.

Lontaran ketidakpuasan Lorenzo terhadap motor barunya itu tak lepas dari hasil ujicoba terakhir yang dilakoninya di Sepang, kemarin. Pembalap Spanyol hanya mampu tampil sebagai pembalap tercepat ketiga di belakang, Casey Stoner dan Marco Simoncelli yang secara mengejutkan mampu tampil sebagai yang tercepat. Motor pabrikan Yamaha ini kalah 0.088 detik dari Simoncelli yang menggunakan motor satelit Honda (LCR).

”Saya cukup nyaman dengan gaya balap dan performa motor juga sedikit mengalami perkembangan. Tapi, kami masih harus terus berkembang untuk bisa menyamai performa di musim lalu. Masalahnya kini ada pada traksi pada bagian belakang dan mesin,” tutur Lorenzo sebagaimana dikutip yahoosports, Minggu (6/2/2011).

“Kecepatan maksimal mesin sudah cukup baik, tapi kami masih butuh akselerasi, terutama saat masuk gigi 2 dan 3. Setiap orang pasti ingin mendapatkan motor yang lebih baik. Itu adalah hal yang normal,” tandasnya.

“Saat ini, kami sudah memiliki motor juara, tapi saya ingin memenangkan balapan seperti yang saya lakukan di musim lalu dan jujur, saat ini sulit bagi saya untuk mengulangnya,” tutupnya seraya meminta timnya untuk segera melakukan pembenahan lagi.

Honda Ancaman Serius Yamaha

SEPANG - Keberhasilan Marco Simoncelli tampil sebagai yang tercepat pada sesi ujicoba terakhir di Sepang, membuat kubu Yamaha ketar-ketir. Pembalap andalan sekaligus juara dunia, Jorge Lorenzo bahkan tak menampik bahwa Honda akan menjadi ancaman besar Yamaha yang mendominasi MotoGP di tiga tahun terakhir.

Ya, sejak sesi ujicoba pertama digelar, awal Febuari kemarin, Honda memang sukses menampilkan performa kompetitif. Beberapa pembalap pabrikan seperti Casey Stoner dan Dani Pedrosa silih berganti mencatatkan waktu tercepat. Terkini, kejutan ditampilkan Marco Simoncelli yang menunggangi motor satelit Honda (LCR), dengan mencatatkan waktu tercepat, mengungguli Stoner dan Lorenzo yang hanya mampu berada di urutan ketiga.

Sukses tim pabrikan Jepang ini pun sontak membuat Lorenzo cemas. Apalagi, saat ini dia menilai performa M1 yang jadi andalannya masih belum cukup tangguh untuk bisa membantunya mempertahankan mahkota juara.

“Honda telah menyelesaikan permasalahan mereka. Kini mereka mampu tampil sangat cepat saat melakukan pengereman, saat masuk tikungan cepat dan juga memiliki akselerasi yang bagus. Mereka mampu memanfaatkan keunggulan dari mesin mereka,” ungkap Lorenzo sebagaimana dilansir Yahoosports, Minggu (6/2/2011).

“Kami sendiri sudah mengalami sedikit perkembangan di beberapa area, tapi saya rasa kami harus bisa mengulang musim lalu (soal performa motor). Kini, kompetisi sangat berat,” sambungnya.

Secara khusus,  Lorenzo juga memberikan pujiannya kepada Simoncelli yang tampil sebagai pembalap tercepat. “Simoncelli sudah banyak berkembang. Dia juga lebih cepat dari Dani (Pedrosa) dan Casey (Stoner) yang berada di tim pabrikan. Jadi, dia pasti membalap dengan sangat, sangat bagus. Performa Honda juga jelas lebih baik dari musim lalu,” tandasnya.

Friday, February 4, 2011

Lorenzo: Performa YZR-M1 Lebih Baik

 
SEPANG – Jorge Lorenzo menjalani hari terakhir tes pertama MotoGP 2011 di Sirkuit Sepang. Pembalap Yamaha Racing mengaku puas dengan performa YZR-M1.

Lorenzo memang tidak terlalu lama di lintasan, kemarin. Kendati kondisi lintasan sangat tidak mendukung, namun juara bertahan MotoGP ini tampil cukup cepat selama sesi tes di Malaysia.

Bintang Yamaha Racing ini berhasil finis di peringkat ketiga pada hari terakhir tes MotoGP. Pembalap kelahiran Spanyol hanya tertinggal 0,088 detik dari pembalap tercepat Marco Simoncelli.

“Saya sangat senang setelah mengikuti tes selama tiga hari, ini menjadi salah satu tes terbaik selama musim dingin. Biasanya, kami memiliki masalah untuk beradaptasi,” jelas Lorenzo dilansir Motorsport, Jumat (4/2/2011).

Lorenzo menilai performa motor memang mengalami kemajuan pesat, namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Dia berharap penampilan motor menjadi maksimal pada tes berikutnya.

“Sore kemarin, ketika lintasan sangat panas, saya berhasil mencatat waktu cukup cepat pada beberapa putaran. Ini yang membuat saya yakin performa motor semakin lebih baik,” tandas pembalap asal Spanyol tersebut.

Wednesday, February 2, 2011

Lorenzo Gunakan Nomor "JL"

Juara dunia Jorge Lorenzo mengonfirmasi, dia akan menggunakan nomor 1 pada MotoGP 2011. Angka yang akan ada di Yamaha M1 miliknya itu merupakan bagian dari perayaannya, setelah musim lalu menjadi juara baru di kelas paling bergengsi tersebut.
Dengan demikian, Lorenzo untuk pertama kalinya sebagai pebalap Yamaha, yang mengenakan lagi nomor 1 sejak Wayne Rainey mempertahankan gelarnya pada 1993. Dan, pebalap Spanyol ini pun menanggalkan nomor 99.
Meskipun demikian, pemilihan bentuk nomornya memberikan arti penting. Mantan juara dunia dua kali kelas 250cc tersebut menggabungkan inisial namanya, "JL" menjadi model angka "1". Harapan Lorenzo, dengan angka penting itu, dia akan terus menuai hasil maksimal.
"Saya sangat senang karena anda harus bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan mengenakannya," ujar Lorenzo. "Saya mungkin beruntung dengan desainku ini karena nomor 1 bekerja dengan sangat baik dengan inisial JL milikku. Mungkin bila dengan huruf-huruf berbeda akan sulit untuk membuatnya, tetapi saya berharap para penggemarku menyukainya!
"Saya tidak akan melupakan nomor 99-ku pada musim ini. Angka itu akan tetap ada di beberapa bagian pakaianku karena nomor 99 selalu ada di dalam hatiku. Memang, ini merupakan pilihan yang sulit untuk mengubah nomor, tetapi saya telah mendapatkan kesempatan langka untuk mengenakan ini."
Lorenzo secara resmi akan mengenakan nomor barunya itu pada latihan resmi perdana MotoGP 2011 di Sepang, Malaysia, 1-3 Februari.

Lorenzo: YZR-M1 Kian Oke di Tikungan




Dalam ujicoba MotoGP hari pertama di Sepang, Selasa (1/2/2011), Lorenzo mencatatkan waktu cukup bagus. Ia bahkan sempat membuat waktu terbaik kendati akhirnya dilampaui Casey Stoner.

"Aku senang karena tampaknya setiap bagian yang kami coba cukup berhasil," aku Lorenzo di Crash.

"Bukan peningkatan besar, tapi motor 2011 tidak terlalu bergoyang sehingga kami bisa lebih menekan gas saat menikung, membuat kecepatan di tikungan jadi lebih baik," paparnya.

Yamaha, aku Lorenzo, juga telah menyiapkan sasis, mesin dan sejumlah perangkat elektronik baru untuk diuji dalam tes berikutnya di Sepang. Hal itu jelas ditujukan agar performa motor dapat terus ditingkatkan sebelum musim balapan resmi dimulai.

"Secara umum, aku ingin lebih banyak dengan tenaga dan akselerasi lebih baik, dan juga traksi di bagian belakang. Sisanya cukup bagus, terutama di bagian pengereman dan kecepatan di tikungan."

"Besok kami akan menguji sasis lain dan kami menanti Bridgestone untuk memberikan kami ban-ban baru," lugas Lorenzo.

Kecepatan Lorenzo Kejutkan Yamaha

SEPANG – Jorge Lorenzo memang tidak menjadi yang tercepat pada sesi ujicoba MotoGP di Sepang, Selasa (1/2/2011). Tapi, performa juara dunia 2010 ini mengejutkan manajer Yamaha,Wilco Zeelenberg.

Ini adalah kali pertamanya Lorenzo kembali membesut motor Yamaha YZR-M1 dalam dua bulan terakhir. Hasilnya cukup memuaskan, Lorenzo ada di belakang pembalap Repsol Honda, Casey Stoner.

"Saya sangat senang dengan sesi pertama di Sepang. Saya sebenarnya cukup terkejut dengan kecepatan Jorge. Setelah istirahat dua bulan, dia bisa masuk irama dan cara balapnya sangat halus,” jelas manajer tim Wilco Zeelenberg, seperti dilansir crash, Rabu (2/2/2011).

"Kami telah menerima informasi yang baik dengan hasil ini. Jadi, kami telah mampu membuat beberapa langkah dan mencapai beberapa keputusan. Kami cukup puas dengan hasil pertama ini," lanjut mantan pembalap kelas 250cc ini.

Musim ini Lorenzo akan berpartner dengan rookie terbaik di musim lalu, Ben Spies. Rider asal Amerika Serikat tersebut hanya berada di posisi kelima di bawah Daniel Pedrosa dan Marco Simoncelli.

Lorenzo Senang Gunakan Nomor 1

SEPANG – Jorge Lorenzo meninggalkan nomor lama 99. Mulai musim depan, pembalap Yamaha Racing akan menggunakan label nomor 1 di motornya.

Ya, setiap juara MotoGP memang berhak mendapatkan status nomor 1 di motornya. Namun, tidak semua pembalap harus menggunakan nomor tersebut. Banyak pembalap yang memutuskan untuk mempertahankan nomor lamanya.

“Saya sangat bangga menggunakan nomor ini. Sebab, anda harus bekerja ekstra keras untuk bisa mendapatkan nomor tersebut,” demikian pembalap andalan Yamaha tersebut dilansir Reuters, Senin (31/1/2011).

“Saya sangat beruntung dengan desain baru ini. Pasalnya, saya bisa memakai inisial JL di motor. Mungkin, dengan nomor yang baru membuatnya akan sulit terlihat dengan benar. Saya berharap fans saya menyukainya,” lanjut Lorenzo.

“Tapi, saya tidak akan melupakan nomor 99 milik saya. Saya tetap akan memakanya di jaket motor karena nomor 99 selalu di hati saya. Memang sulit untuk mengubah nomor, namun saya pantas mendapatkan kesempatan unik ini,” tandasnya.

Terjatuh, Spies Tetap Lebih Cepat dari Lorenzo


SEPANG - Pembalap Yamaha Ben Spies nampaknya harus lebih serius dalam proses adaptasinya dengan YZR-M1. Spies diketahui menjadi pembalap pertama dan satu-satunya yang mengalami kecelakaan pada sesi ujicoba pra-musim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (1/2/2011) siang waktu setempat.

Sesi ujicoba resmi sebelum perhelatan MotoGP 2011 resmi digulirkan mulai Maret mendatang, memang diawali di sirkuit Sepang, mulai hari ini. Di hari pertama ini, sebanyak 17 rider dari seluruh tim ikut ambil bagian dalam sesi tes yang mulai dilakukan sejak pukul 13.00 waktu setempat.

Namun, nasib nahas harus dialami Ben Spies yang baru dipromosikan ke Yamaha dari tim satelit Monster Tech3 Yamaha. Pembalap muda Amerika Serikat ini hanya mampu melahap 12 putaran sebelum akhirnya tergelincir dan terjatuh, demikian sebagaimana dikutip Yahoosports, Selasa (1/2/2011).

Meski terjatuh dan tercatat sebagai pembalap yang paling sedikit melakukan putaran, namun Spies boleh berbangga lantaran waktu yang ditorehkannya tercatat sebagai yang tercepat kelima. Spies bahkan lebih cepat dari rekan setimnya yang notabene juara dunia Jorge Lorenzo. Kedua tim ini tampil dengan motor baru, namun masih dengan cat karbon hitam dengan paduan warna putih.

Dalam sesi ujicoba pramusim pertama ini, pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa tampil sebagai yang tercepat. Pedrosa yang telah pulih dari cedera, mencatatkan waktu tercepat. Dia unggul 0:312 detik dari Spies.

Hari pertama ujicoba ini sendiri menurut rencana akan dilangsungkan hingga pukul 18.00 sore nanti, tergantung dari faktor cuaca. Menurut update terbaru yang dirilis Yahoosports, pukul 14.30 tadi, Spies yang kembali turun lintasan berhasil mempertajam catatan waktunya dan menempati posisi dua dibelakang Pedrosa yang masih tampil sebagai yang tercepat.

Sementara itu, Valentino Rossi yang tampil dengan tunggangan barunya Ducati hanya mampu menjadi pembalap tercepat ke-10. The Doctor baru melahap 18 lap, enam lap lebih sedikit dari Spies yang sudah melahap 24 lap.

Hasil Sesi Uji coba per Jam 13:00
1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team 2m 2.306s (26 laps)
2. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 2m 2.446s (15 laps)
3. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 2m 2.483s (22 laps)
4. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 2m 2.527s (25 laps)
5. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 2m 2.618s (9 laps)
6. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 2m 2.688s (18 laps)
7. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 2m 2.797s (18 laps)
8. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 2m 3.366s (10 laps)
9. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 2m 3.447s (26 laps)
10. Valentino Rossi ITA Ducati Team 2m 3.494s (17 laps)
11. Nicky Hayden USA Ducati Team 2m 3.757s (26 laps)
12. Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team 2m 4.245s (14 laps)
13. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 2m 4.452s (21 laps)
14. Hector Barbera ESP Aspar Team 2m 4.482s (25 laps)
15. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 2m 4.588s (18 laps)
16. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 2m 5.915s (15 laps)
17. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 2m 6.091s (23 laps)

50 Tahun Yamaha di MotoGP

MotoGP musim 2011 segera bergulir. Di musim ini, Yamaha akan merayakan 50 tahun di ajang MotoGP.

Yamaha pertama kali mengikuti ajang MotoGP Grand Prix di Prancis yang berlangsung 1961. Manajemen Yamaha telah menyiapkan logo untuk merayakan 50 tahun di ajang Grand Prix saat berlaga di Assen.

Ketika Jorge Lorenzo dan Ben Spies berlaga di MotoGP Belanda, motor YZR-M1 akan mengenakan logo berlambang 50 Tahun. Dengan demikian, maka para penggemar MotoGP bisa ikut merayakannya.

“Saat kami memasuki musim 2011, Yamaha Motor Co akan merayakan 50 tahun keikutsertaan di ajang balapan MotoGP Hal ini tidak akan terjadi tanpa fans, supplier dan sponsor,” kata Presiden, CEP dan Direktur perwakilan Yamaha Hiroyuki Yanagi.

“Saya akan memanfaatkan kesempatan ini untuk berterimakasih atas semua dukungan mereka,” tandas Yanagi sebagaimana dilansir stayontheblack.com, Senin (31/1/2011).