Menurut penuturan ketiga “tersangka”, bisa diketahui Dovizioso-lah biang kerok kejadian itu. Dovi yang start dari baris pertama mengaku tidak mengetahui kenapa motornya sedikit bergerak sebelum lampu merah padam.
“Saya tidak bisa mempercayai ini. Saya tidak pernah memiliki start yang salah dalam karir saya dan itu terjadi hari ini, dalam race dimana saya merasa bahwa saya bisa berjuang untuk menang. Saya tidak tahu mengapa sepeda motor sedikit bergerak sebelum lampu hijau, tapi saya segera menyadari akan diganjar ride-through tersebut,” tutur Dovizioso.
Simoncelli yang start dari baris kedua secara refleks ikut melepas tuas kopling ketika melihat motor rekan senegaranya itu bergerak.
“Saya membuat kesalahan bodoh di garis start. Lampu merah itu lambat padamnya dan dari sudut mata saya melihat Dovizioso bergerak dan (saya) melepas kopling hanya sedikit, tapi cukup untuk diberikan ride-through penalty,” kata Super Sic.
Serupa dengan Simoncelli, Crutchlow pun mengaku melakukan melakukan hal yang sama.
“Saya tahu saya melakukan jump start karena tepat di depan saya adalah Simoncelli dan saya hanya melepas kopling ketika saya melihatnya bergerak.”
Apapun itu, hukum harus ditegakkan (fuih..
No comments:
Post a Comment